detikfinance

Pensiunan Pegawai Negeri yang Tak Serahkan SPTB akan Disetop Dana Pensiunnya

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 21/02/2013 11:07 WIB
//images.detik.com/content/2013/02/21/4/111058_taspendalam.jpg
Jakarta -Setiap tahun ganjil, para penerima pensiun atau tunjangan bersifat pensiun berkewajiban menyerahkan Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB) kepada PT Taspen (Persero) paling lambat pada bulan September 2013. Jika pada batas waktu yang ditentukan SPTB belum diterima oleh Taspen, maka akan dilakukan penyetopan pembayaran pensiun sementara.

Sekretaris Perusahaan PT Taspen (persero) Sudiyatmoko Sentot Sudiro menyatakan pelaporan SPTB ini guna memperbarui data penerima pensiun. Kebijakan penyetopan sementara ini untuk mencegah adanya keterlanjuran pembayaran uang pensiun terhadap penerima pensiun yang tidak berhak.

"Misalkan karena penerima pensiun sudah meninggal dunia," ujarnya dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Kamis (21/2/2013).

Jika uang pensiun dihentikan sementara, lanjut Sentot, maka penerima pensiun dapat mengurusnya ke PT Taspen untuk pembayaran pensiun selanjutnya atau pengurusannya dapat melalui kantor bayar setempat.

Sebagai tambahan, SPTB dicetak dan diterbitkan PT Taspen yang didistribusikan kepada para pensiun melalui kantor bayar pensiun masing-masing baik melalui perbankan atau PT Pos Indonesia.

Setelah pengisian data secara lengkap yang disahkan Lurah atau Kepala Daerah, selanjutnya SPTB itu bisa dikirim kembali ke PT Taspen setempat melalui kantor bayar masing-masing dan tidak dipungut biaya apapun.

Jika para penerima belum menerima mendapatkan SPTB dapat menanyakan ke kantor bayar pensiun atau dapat mencetak sendiri dengan mengunduh melalui website www.taspen.com (e-SPTB).

Lebih lanjut, Sentot menyatakan pembaruan data ini sangat penting agar data para pensiun ter-update secara terus-menerus dan benar. Jika data yang disampaikan tidak benar nantinya akan berdampak ke para pensiunan.

"Misalnya jika penerima pensiun menikah kembali dan tidak dilaporkan ke PT Taspen, atau apabila penerima pensiun meninggal dunia, nantinya mengalami kesulitan dalam mengurus pensiunan janda bahkan kalau lebih dari 1 tahun tidak dilaporkan maka tidak akan mendapatkan pensiun janda," tegasnya.
(nia/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Kamis, 27/11/2014 08:55 WIB
    Wawancara Khusus Menteri PU Pera
    Cerita Menteri Basuki Blusukan Bareng Jokowi ke Tanah Sumatera
    Presiden Joko Widodo baru saja menyelesaikan kunjungan lapangan atau yang biasa dikenal sebagai blusukan selama 2 hari di tanah Sumatera. Jokowi meninjau pelabuhan, pembangkit listrik, sampai sawah.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut