detikfinance

Gita Wirjawan: Harga Bawang Putih Naik Karena Kita Ketergantungan Impor

Wiji Nurhayat - detikfinance
Senin, 25/02/2013 12:36 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2013/02/25/4/123817_bawangputih3.jpg
Jakarta -Harga bawang putih yang naik cukup tinggi direspons oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Menurut Gita, salah satu penyebab harga bawang tinggi naik drastis adalah karena Indonesia ketergantungan impor.

"Bawang putih mencuat dari Rp 5 ribu/kg ke Rp30 ribu/kg itu lebih karena ketergantungan kita terhadap impor. Selama ini bawang putih yang kita konsumsi lebih banyak didatangkan dari luar negeri. Nah ini karena keterbatasan seperti itu jadi naik," kata Gita usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (25/2/2013).

Namun Gita mengelak penyebab harga bawang putih tinggi, karena adanya kesalahan importir. Menurutnya, alasan yang masuk akal adalah permintaan yang tinggi tetapi suplai dan pasokan yang minim.

"Tidak, karena permintaannya tinggi sementara pasokannya terbatas. Tapi nanti akan coba kita lihat deh," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Suswono mengakui, selama ini impor bawang putih yang dilakukan Indonesia cukup besar. Setiap tahun Indonesia masih mengimpor 80% bawang putih karena stok lokal yang masih kurang.

"Boleh jadi mungkin impor karena sementara bawang putih lebih dari 80% masih impor. Jadi nampaknya mungkin karena pasokan berkurang untuk bawang putih. Kalau yang lain-lain tetapi saya pikir belum sangat mengganggu," cetus Suswono.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang 2012, Indonesia mengimpor 415.000 ton bawang putih dari beberapa negara dengan nilai US$ 242,3 juta atau senilai Rp 2,3 triliun bawang putih.Next

Halaman 12
(wij/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut