detikfinance

Pasok Semen Proyek Bandara, Bosowa Bangun Pabrik di Samarinda

Robert - detikfinance
Selasa, 26/02/2013 14:14 WIB
Pasok Semen Proyek Bandara, Bosowa Bangun Pabrik di Samarinda
Samarinda -Semen Bosowa menjamin suplai semen untuk proyek sisi darat Bandara Samarinda Baru (BSB), berlokasi di jalan poros Samarinda-Bontang, Sungai Siring, Samarinda, Kalimantan Timur, menyusul pengoperasian Batching Plant senilai Rp 1,5 miliar.

Peresmian instalasi pengolahan semen yang berlokasi di areal BSB, dihadiri Bos Bosowa Grup Aksa Mahmud, Direktur Utama PT Annisa Amelia Pratama Amrin Mamatang, Wali Kota Samarinda Syaharie Ja'ang, Dishub Kaltim serta kalangan perbankan seperti antara lain Bank Bukopin, Bank Rakyat Indonesia, serta Bank Permata.

Pendiri Bosowa Grup Aksa Mahmud mengatakan, proyek BSB merupakan proyek bandara berprospek cerah yang ada di Kaltim. Semen Bosowa berkomitmen mendukung penuh kebutuhan semen untuk proyek BSB, antara lain terutama untuk penyelesaian proyek sisi darat berupa terminal penumpang hingga kantor pengelolaan bandara.

"Semen Bosowa mensuplai semen ke Batching Plant milik Annisa Amelia (PT Annisa Amelia Pratama) sebagai distributor Bosowa. Keoptimisan Annisa disambut baik dan ditunjukan kalangan perbankan yang hadir di sini," kata Aksa kepada wartawan di lokasi proyek BSB, Selasa (26/2/2013).

Menurut Aksa, Batching Plant di BSB yang digadang sebagai yang terbesar di Kalimantan Timur, ditargetkan bisa memproduksi 50.000 ton semen per bulan untuk kebutuhan proyek BSB.

"Yang dihasilkan di sini (Batching Plant) adalah semen beton dan batu pecahnya juga dipasok dari Bosowa. Setiap distributor, kita dukung untuk membangun Batching Plant. Ini sebagai strategi pemasaran Bosowa," ujar Aksa.

Sedangkan Dirut PT Annisa Amelia Pratama Amrin Mamatang menerangkan, Batching Plant mampu memproduksi 60 ton perjam untuk mensuplai kebutuhan semen proyek BSB.

"Batching Plant memproduksi 60 ton semen per jam dengan nilai investasi total tidak kurang dari Rp 1,5 miliar. Proyek BSB ini jelas membutuhkan banyak beton, sehingga saya tertarik berinvestasi bangun Batching Plant," kata Amrin.

"Yang sudah saya tandatangani kontrak untuk pasok beton ke BSB ada 40 ribu kubik untuk sisi darat paket I, II dan III BSB hingga akhir tahun 2013 nanti. Kebutuhan semen sudah dijamin oleh Pak Aksa, proyek BSB tidak akan kekurangan semen," ujar Amrin.

Sedangkan Wali Kota Samarinda Syaharie Ja'ang dalam kesempatan yang sama berharap dengan hadirnya Batching Plant, diharapkan bisa mempercepat penyelesaian sisi darat proyek BSB yang dibiayai APBD Provinsi Kaltim itu.

"Semoga bandara ini cepat selesai, mengejar penyelesaian akhir tahun. Mudah-mudahan Batching Plant ini bukan hanya mensuplai Bandara Samarinda Baru, tapi juga mensuplai kebutuhan lainnya," kata Ja'ang.

"Samarinda ini, penduduknya hampir 926 ribu hampir 1 juta jiwa. Jika dibanding pulau Jawa, memang tidak seberapa. Tapi di Kalimantan, Samarinda dengan luas wilayah 718 ribu kilometer persegi, paling besar penduduknya," tambah Ja'ang.

"Di bulan April 2013 ini, bulan fly over di Jl Juanda dan Air Hitam sepanjang 700 meter, juga memerlukan semen. Fly over di Jl Otto Iskandardinata, juga akan dibangun. Ke depan, kebutuhan semen semakin meningkat seiring dengan proyek-proyek besar," tutup Ja'ang.

Sekadar diketahui, Pemprov Kaltim melalui APBD Kaltim membangun BSB dengan target awal memindahkan Bandara Temindung Samarinda yang sudah tidak layak lantaran berada di tengah-tengah kota. BSB tahap I memilik panjang runway 1.200 meter dan tahap II dengan runway sepanjang 2.500 meter sehingga nanti bisa didarati pesawat Boeing dan mampu melayani penerbangan domestik.

BSB diproyeksikan nantinya menjadi bandara penunjang Bandara Internasional Sepinggan di Balikpapan. Melihat posisinya yang sangat strategis berada di tengah-tengah provinsi Kaltim dan berada di jalan poros Samarinda-Bontang-Sangata serta sekitarnya juga terdapat Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara, BSB memperkuat keinginan Pemprov Kaltim untuk segera dituntaskan.

(dnl/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek Senin, 08/02/2016 11:00 WIB
    Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek
    Anda bisa mengandalkan feng shui untuk berinvestasi setelah Imlek di tahun monyet api, tapi bisa juga memakai data. Investasi seperti apa yang menarik saat Imlek?


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close