detikfinance

Pakaian Zara Ternyata Sebagian Made in Sukoharjo

Suhendra - detikfinance
Jumat, 08/03/2013 14:27 WIB
Pakaian Zara Ternyata Sebagian Made in Sukoharjo
Jakarta -Tahukah anda ternyata produk pakaian Zara sebagian dibuat di pabrik tekstil yang berlokasi di Desa Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pakaian Zara dibuat oleh PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) yang dimiliki oleh HM. Lukminto.

Hal in disampaikan oleh Juru Bicara Sritex Ai Syarif kepada detikFinance, Jumat (8/3/2013)

"Sritex juga memproduksi pakaian Zara, selama ini orang menganggap itu buatan luar, padahal sebagian itu dibuat di Sritex," kata Ai.

Ia menuturkan sejak 3 tahun lalu pihak prinsipal Zara di Spanyol mempercayakan produksi pakaian Zara di Sukoharjo. Produk Zara yang dibuat di Sritex jenis pakaian blus maupun kemeja, bahkan kancingnya pun dibuat di pabrik tersebut.

"Produk Zara ada yang dibuat di China dan Indonesia. Kantor pusat Zara memesan lalu dibuat, kemudian dikirim lagi ke kantor pusat, lalu dijual ke seluruh dunia," katanya.

PT Sri Rejeki Isman (Sritex) didirikan oleh HM. Lukminto, kisah suksesnya berawal dari pedagang kecil-kecilan di Pasar Kelewer, Solo. Berkat kerja keras, perjuangan, disiplin, dan selalu bersyukur kini ia memiliki Sritex yang memiliki 20.000 tenaga kerja.

Rencananya pekan depan, HM Lukminto akan meluncurkan buku "Bakti Untuk Indonesia". Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ketiga RI BJ Habibie, Mantan Menteri Penerangan Harmoko dan Gubernur DKI yang juga mantan Walikota Solo Jokowi akan hadir.
Makin populernya merek busana Zara di dunia membuat bisnis Miliuner asal Spanyol Amancio Ortega makin kinclong. Ortega menjadi orang yang paling sukses karena kenaikan hartanya paling tinggi dalam setahun terakhir. Ortega menjadi orang terkaya nomor 3 di dunia dengan kekayaan US$ 57 miliar atau Rp 541,5 triliun per Maret 2013.
(hen/dnl)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut