detikfinance

Laporan dari Brussel

Dubes: Ini Era Baru Kerjasama Perdagangan Multilateral RI-Afrika

Eddi Santosa - detikfinance
Sabtu, 09/03/2013 19:29 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2013/03/09/4/193145_image.jpg
Brussel -Perdagangan Indonesia dengan Afrika saat ini bernilai hampir US$ 10 miliar dan terus meningkat. Berbagai perusahaan Indonesia telah berinvestasi di Afrika di berbagai sektor, antara lain energi, mineral, farmasi, dan pangan.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia, Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa Arif Havas Oegroseno pada sambutan sesi pembukaan konferensi Crans Montana Forum (CMF), yang diselenggarakan di Brussel (7-9/3/2013).

Dubes sebelumnya memaparkan bahwa sepuluh negara dari Asia dan Afrika tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia dengan pertumbuhan di atas 6,8 persen pada tahun 2011.

"Bahkan dua puluh negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia juga berasal dari Asia dan Afrika. Dua belas negara dari Afrika, delapan negara dari Asia, dan tidak satupun negara Barat," ujar Dubes.

Lebih lanjut, diplomat senior Kemlu RI kelahiran Semarang ini menegaskan bahwa Asia dan Afrika dapat terus meningkatkan kerjasama Selatan-Selatan dalam konteks perdagangan multilateral, khususnya melalui partisipasi aktif pada World Trade Organization (WTO).

"Indonesia dan Afrika dapat bekerjasama untuk memperbaiki sistem WTO agar menjadi lebih ramping, adil, transparan, dan sederhana," imbuh Dubes.

Konselor Penerangan, Sosial Budaya dan Diplomasi Publik Riaz J.P. Saehu melalui keterangan pers kepada detikfinance menyebutkan bahwa kerjasama Selatan-Selatan sebenarnya bukan suatu hal yang asing bagi Indonesia dan Afrika. Next

Halaman 12
(es/es)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut