detikfinance

Laris Manis, Saham Perdana Dyandra Diprediksi Oversubscribed 7 Kali

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 19/03/2013 12:38 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2013/03/19/6/124102_dyan.jpg Penawaran Umum Dyandra (Foto: Dewi/detikFinance)
Jakarta -Saham perdana PT Dyandra Media Internasional Tbk (DYAN) sudah terjual 100% sampai kemarin. Angka itu masih terus naik mengingat saat ini adalah hari terakhir penjualan saham Dyandra.

Danny Budiharto, Direktur Operasional Dyandra Media mengatakan, hari ini saja penjualan saham perdana perseroan msihh ramai dikunjungi para calon investor.

“Per kemarin saja sudah terjual 100 persen. Kemungkinan penjualan akan naik terus. Penjualan yang hari ini belum bisa dihitung. Nanti pas bjam 3 penutupan akan mulai dihitung totalnya. Besok akan kami umumkan hasilnya,” kata Danny saat temu wartawan, di Plaza Bapindo, Jakarta, Se3lasa (19/3/13).

Danny menyebutkan, penjualan saham perdana perseroan paling banyak diminati oleh invetor asing sebesar 70%, sementara investor lokal hanya menehyerap 30%. Dia menambahkan, sebesar 80% dibeli oleh institusi sementara sisanya oleh perorangan.

Ia memprediksi, penjualan saham perdana tersebut akan oversubscribed hingga 7 kali dengan mematok harga di angka Rp 350.

“Kami memutuskan di harga Rp 350 per sahamnya. Walaupun kami tetapkan diharga tinggi sekalipun Rp 415 sudah bisa oversubscribe hingga 3-4 kali. Besok akan keluarkan press release. Prediksi kami oversubscribe di atas 7 kali, nanti yang resminya akan keluar angka besok,” kata Danny.

Untuk menawarkan sahamnya itu, Danny mengatakan, sudah melakukan roadshow ke beberapa negara seperti Hong Kong, Singapura dan Kuala Lumpur. “Kebanyakan Hong Kong dan Singapura,” ujarnya.Next

Halaman 12
(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut