detikfinance

Harga Batubara Melemah, Laba Golden Energy Turun Jadi Rp 179 Miliar

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 29/03/2013 11:14 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/03/29/6/111648_172827ptba1dalam.jpg
Jakarta -PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mencatat penurunan laba bersih menjadi Rp 179 miliar di tahun 2012 dibandingkan laba di tahun sebelumnya Rp 319 miliar. Laba turun sejalan dengan melemahnya harga jual batubara.

Perseroan melaporkan peningkatan produksi sebesar 22% dari 4,39 juta ton di tahun 2011 menjadi 5,345 juta ton di tahun 2012.

Volume penjualan meningkat sebesar 35% dari 5,689 juta ton di tahun 2011 menjadi 7,687 juta ton di tahun 2012, dengan volume trading 2,176 juta ton (1,576 juta ton di tahun 2011). Sementara itu pendapatan Perseroan meningkat sebesar 38% menjadi Rp 3,969 miliar.

Presiden Direktur GEMS Fuganto Widjaja mengatakan, tahun 2012 adalah tahun tantangan bagi seluruh industri pertambangan, tidak terkecuali GEMS.

"Di saat harga batubara menurun, harga solar mengalami kenaikan yang disertai depresiasi Rupiah yang memperburuk ekonomi bisnis. Kami fokus pada operasional dan meningkatkan efisiensi dan kapabilitas," ujar Fuganto dalam siaran pers, Jumat (28/3/2013).

Dari sisi industri batubara, perseroan melakukan investasi yang akan mampu mengurangi hambatan-hambatan logistic dan infrastruktur. Perseroan juga menunjuk McKinsey (Konsultan bereputasi internasional) untuk bekerja bersama kami dalam rasionalisasi biaya dan pengembangan proses-proses bisnis.

Dalam segi kinerja Perseroan, volume produksi berhasil tumbuh sekitar 22%. Trading Perseroan bertumbuh hingga 38%. Profitabilitas Perseroan terefek negative dengan PBT sebesar 6% dari revenue dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 15%.

Pada kenyataannya, sampai saat ini emiten berkode GEMS ini tidak memiliki hutang, dan hal tersebut membantu perseroan dalam mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dengan situasi pasar saat ini dan dengan cadangan kas internal perseroan yang mencapai hingga Rp 951 miliar, bisa dikatakan perseroan sangat siap untuk kapitalisasi pertumbuhan seiring dengan pertumbuhan pasar.

Emiten berkode GEMS bergerak di bidang jasa perdagangan hasil tambang dan jasa pertambangan. Ketika berdiri pada 13 Maret 1997 perseroan bernama PT Bumi Kencana Eka Sakti.


(ang/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut