detikfinance

Ini Tips dari BI untuk Cegah Penyalahgunaan Kartu Kredit

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 03/04/2013 08:56 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/03/5/085415_kk1.jpeg
Jakarta -Kasus penyalahgunaan kartu kredit kembali banyak terjadi di belakangan ini. Salah satu kasus yang mencuat terutama terjadi di gerai kosmetik terkemuka.

Ironisnya, data-data yang tersimpan dalam sistem gerai-gerai tersebut dicuri dan bank khawatir data tersebut disalahgunakan untuk pembobolan saldo rekening atau penggunaan kartu kredit tanpa diketahui pemiliknya.

Bank Indonesia (BI) memberikan beberapa tips untuk mencegah penyalahgunaan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) baik kartu kredit maupun kartu debet.

"Pencurian data dari kartu kredit dan kartu debet pada dasarnya bisa dihindari. Ini beberapa tips untuk pemegang kartu kredit dan kartu debet," ungkap Juru Bicara BI, Difi Johansyah kepada detikFinance, Rabu (3/4/2013).

Tips untuk pemegang kartu kredit:




  • Selalu aktifkan ponsel anda untuk setiap saat dapat menerima alert transaksi dari bank penerbit. Dan segera info ke bank jika ada perubahan nomer ponsel
  • Teliti dan cek transaksi di lembar tagihan, terutama jika ada transaksi yang tidak dilakukan sendiri oleh pemegang kartu. Segara kontak bank dan minta klarifikasi jika ada transaksi yang tidak sesuai
  • Segera minta ganti kartu jika sudah diberitahu bank, bahwa kartu diblokir dan minta untuk diganti.
  • Jika transaksi sudah selesai, tegurlah kasir jika kartu kreditnya akan digesek lagi (swipe) di mesin register kasir. Karena sejak kartu kredit pakai chip, per 1 Januari 2010, transaksi hanya diproses dengan chip, di-deep, dan tidak lagi swipe (gesek).
  • Dan, biasakan bayar tagihan sebelum jatuh tempo, baik sekali lunas atau mengangsur. Agar terhindar dari bunga dan denda.

Tips untuk pemegang kartu debit:




  • Pastikan setiap transaksi dengan menggunakan PIN
  • Hati-hati agar PIN tidak diketahui oleh pihak lain, meskipun petugas bank sekalipun.
  • Segera hubungi bank dan minta blokir jika kartu hilang (ini juga berlaku untuk kartu kredit)
  • Segera minta ganti kartu jika bank sudah menginformasikan bahwa kartu sudah diblokir dan diminta untuk diganti
  • Karena kartu debit juga umumnya jadi satu dengan kartu ATM, maka pastikan untuk penarikan tunai dilakukan di tempat yang nyaman. Jika ingin menarik tunai dalam jumlah besar lebih baik dilakukan di counter bank.
  • Simpanlah setiap bukti transaksi dari kartu ATM dan debit, untuk mencocokkan dengan transaksi yang tercatat dalam buku tabungan
  • Meyakini PIN merupakan pegangan pengaman bagi pemegang kartu, dan data pemegang kartu tidak dapat digunakan bertransaksi jika tanpa PIN, maka PIN, tetap harus dirahasiakan hanyya dalam ingatan pemegang kartu. Reguler mengubah PIN termasuk diajurkan.
  • Jika di mesin kasir ada sejumlah EDC, upayakan agar transaksinya di proses secara on us, yakni dengan menggunakan EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu debitnya.
  • Tegurlah kasir jika transaksi sudah selesai, tapi kartu debitnya di swipe di mesin register kasir.
(dru/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut