detikfinance

PT INTI Menang Tender Sistem Pengendalian BBM Subsidi Pertamina

Rista Rama Dhany - detikfinance
Jumat, 05/04/2013 17:17 WIB
PT INTI Menang Tender Sistem Pengendalian BBM Subsidi Pertamina
Jakarta -PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) memenangkan tender pemasangan Sistem Monitoring dan Pengendalian (SMP) di setiap SPBU dan kendaraan khususnya mobil dinas yang dilakukan oleh Pertamina.

"Pemenang tender proyek SMP adalah PT INTI," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, ketika ditemui di acara Penandatanganan Kontrak antara Pertamina dengan Pelni di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Dikatakan Hanung, diharapkan setelah PT INTI memenangkan tender ini, proyek pemasangan SMP nantinya sudah mulai terpasang di setiap SPBU awal Juni 2013.

Seperti diketahui SMP ini nantinya akan berfungsi untuk mendata seluruh penyaluran BBM subsidi yang disalurkan oleh Pertamina. Setiap liter yang keluar dari nozel akan terdata berapa jumlahnya, berapa kendaraan, berapa total volume.

Untuk langkah awal, penggunaan SMP ini akan memudahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Pertamina untuk menghitung berapa BBM subsidi yang disalurkan oleh Pertamina berdasarkan kuota yang ditetapkan dalam APBN.

Namun ke depannya jika pemerintah melakukan pembatasan BBM subsidi, SMP ini juga bisa digunakan. Nantinya jika ada kuota setiap mobil per hari/per bulan berapa, jika melebihi kuota yang ditetapkan maka nozel BBM subsidi tidak akan bisa mengeluarkan BBM subsidi.

(rrd/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut