detikfinance

Pertamina: Sopir Truk Rela Antre 2 Hari Demi Solar Subsidi

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 08/04/2013 17:44 WIB
//images.detik.com/content/2013/04/08/1034/174721_truksawit.jpg Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya menggungkapkan di daerah banyak terjadi antrean panjang truk-truk yang hanya ingin mendapatkan solar subsidi, bahkan rela menginap di SPBU selama dua hari.

"Banyak sopir truk di daerah yang rela antre panjang, bahkan rela menginap selama 2 hari di SPBU hanya untuk mendapatkan solar subsidi," kata Hanung ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Hal inilah yang menyebabkan munculnya berita-berita kelangkaan solar di berbagai media.

"Tidak ada kelangkaan, solar tetap ada, termasuk solar non subsidi, tersedia berapapun diminta, lain halnya dengan solar subsidi, namanya subsidi ya terbatas jumlahnya, kalau kuotanya habis ya kita tidak bisa tambah lagi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, kelangkaan solar subsidi terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ini berakibat pada antrean sejumlah kendaraan di beberapa SPBU di kabupaten tersebut.

Kemudian juga pernah diberitakan, puluhan angkutan bus trayek Samarinda tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur mogok beroperasi hari ini. Sopir bus mengaku kesulitan mendapatkan solar di Samarinda. Demikian juga di Semarang, di mana terjadi pembatasan pembalian solar subsidi untuk truk-truk.

(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut