detikfinance

Gerbang & Tiket Elektronik KRL

Uji Coba Sistem Tiket & Gerbang Elektronik Diminati Penumpang KRL

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 09/04/2013 18:13 WIB
Uji Coba Sistem Tiket & Gerbang Elektronik Diminati Penumpang KRL
Jakarta -Penerapan sistem E-Ticket dan E-Gate selama dua hari oleh PT KAI mendapat tanggapan positif para penumpang KRL Jakarta-Tangerang. Pihak PT KAI mengklaim banyak pengguna KRL yang antusias dan penasaran dengan sistem ini.

Misalnya di Stasiun Pesing, Jakarta Barat sudah menerapkan tiket dan gerbang elektronik (e-gate) atau e-ticket dalam dua hari ini. Uji coba tersebut dinilai berhasil dan mendapat sambutan positif penumpang.

Demikian dikatakan Tim Sosialisasi e-Ticket Stasiun Pesing Wahid kepada detikFinance, di Stasiun Pesing, Jakarta Barat, Selasa (9/4/2013).

"Sosialisasi dan uji coba responsnya bagus. Malah masih banyak yang penasaran pengen nyoba tapi kartunya sudah habis, dari pusat kita hanya dapat 25 tiket," katanya.

Menurutnya, sistem e-ticket ini merupakan salah satu dari program go green pemerintah. Artinya penggunaan kertas untuk tiket dikurangi besar-besaran, dengan sistem baru ini setiap tiket otomatis akan bisa digunakan kembali.

"Ini program go green juga, kalau karcis kan limbah kertas, bikin banyak limbah kertas. Kita mengacu go green, sampai rusak dan jelek kan masih bisa dipakai," ujarnya.

Sementara itu salah satu penumpang KRL commuter line Jakarta-Tangerang, bernama Ika mengatakan penerapan sistem e-ticket ini lebih tertib, hemat, dan ramah lingkungan.

"Menurut saya sih bagus, bisa go green jadi nggak buang-buang kertas. Saya lebih oke pakai ini, lebih tertib," kata Ika.

Sebelumnya Direktur Operasi PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) Apriyono Wedi mengatakan penggunaan sistem e-ticket ini memiliki beberapa keuntungan, diantarnya lebih mempercepat proses transaksi, lebih tertib penumpangnya, aman, dan bisa lebih mudah menghitung jumlah volume penumpang secara pasti.

"Kita akan tingkatkan terus. Persiapan alat siap, yang lainnya masih dipersiapkan, kita juga akan siapkan untuk lintas Bogor," kata Apriyono.

(hen/hen)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut