detikfinance

Kalla Group Ingin Ekspor Coklat ke Turki

Herdaru Purnomo - detikfinance
Kamis, 11/04/2013 16:36 WIB
Kalla Group Ingin Ekspor Coklat ke Turki
Jakarta -Kalla Group melakukan kerjasama dengan salah satu produsen coklat terbesar di dunia, Godiva.

Kerjasama tersebut diinisiasi langsung oleh Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla selaku pendiri Kalla Group bersama puteranya Solihin J. Kalla dalam sebuah pertemuan informal dengan Presiden Yildiz Holding yang membawa pabrik coklat Godiva, Zeki Ziya Sozen.

JK sapaan akrab Jusuf Kalla, yang berkunjung ke Istanbul untuk sebuah kegiatan ceramah umum tentang perdamaian di Universitas Fatih, mengungkapkan bahwa Indonesia salah satu produsen coklat terbesar di dunia, dan Sulawesi Selatan adalah pemasok terbesar coklat Indonesia.

Zeki Ziya membenarkan bahwa Indonesia memang merupakan eksportir coklat terpenting di dunia, sekaligus sebagai pasar coklat yang bagus. Karena ekonomi Indonesia sedang bertumbuh pesat.

Karena itu, Zeki Ziya melihat peluang besar untuk meningkatkan perdagangan coklat antara Turki dan Indonesia.

"Apalagi Godiva salah satu anak perusahaan Yilids memproduksi dan mengekspor coklat ke berbagai negara, yang secara langsung butuh bahan baku dari negara produsen buah dan butter coklat," jelas Corporate Secretary Kalla Group Andi Asmir dalam siaran persnya, Kamis (11/4/2013).

Menurut Solihin J. Kalla, pihaknya berpeluang saling bekerja sama dengan Yilidz karena Godiva butuh pasokan coklat. Sementara Kalla Group mulai tahun ini, melalui pabrik coklat Kalla Group seluas 5 ha di Kendari, memproduksi 35 ribu metrik ton coklat dalam bentuk butter, powder dan cocoa liquor.

Ihin sapaan akrab Solihin J. Kalla, menegaskan jika Kalla Group siap memasok kebutuhan coklat Godiva, karena potensi perkebunan coklat di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara yang kini sedang dikembangkan Kalla Group.
(dru/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut