detikfinance

Ahok: Lahan Waduk Pluit Diduduki Orang Kaya, Pantas Digusur!

Mulya Nur Bilkis - detikfinance
Jumat, 19/04/2013 17:21 WIB
Halaman 2 dari 2
Sebelum diserobot, lahan di bantaran waduk digunakan sebagai ruang terbuka hijau. Warga juga memanfaatkannya sebagai lokasi perlombaan burung.

"Orang menjadikan tempat lomba burung, pelihara burung dikasih izin. Lama-lama yang pelihara burung bangun rumah disitu,"

Ahok menduga ada permainan oknum tertentu untuk pembangunan diatas lahan tersebut. Banyaknya bangunan permanen serta sebuah gudang, sebut Ahok menjadi bukti adanya transaksi jual beli ilegal lahan.

"Kita lagi usut permainan disana. Mereka menduduki dan menjarah tanah negara seenaknya begitu," pungkasnya.





Halaman 12
(fdn/fdn)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut