detikfinance

Bos Freeport: Harga Emas Lagi Turun, Saatnya Beli Sekarang

Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 24/04/2013 07:30 WIB
Bos Freeport: Harga Emas Lagi Turun, Saatnya Beli Sekarang
Jakarta -Kalangan perusahaan tambang menyatakan harga emas tak akan terus turun. Penurunan harga yang terjadi saat ini hanya sementara, dan akan segera naik.

"Emas tidak akan turun terus, karena orang akan beli. Pasti orang akan beli. Saatnya beli sekarang, harga lagi turun," kata Presiden Direktur PT Freeport Indonesa Rozik Boedioro Soetjipto di kantornya, Jakarta, seperti dikutip, Rabu (24/4/2013).

Rozik menceritakan, di tahun 1990 lalu harga emas masih sekitar Rp 250 ribu-Rp 300 ribu per gram. Kemudian harga terus naik di 2003, dan 2007 mencapai titik harga tertinggi.

"Orang tidak akan mengira harga emas internasional di atas US$ 1.000 per ounce, lalu naik lagi ke US$ 1.500 per ounce. Jadi harga emas tidak akan turun terus," cetus Rozik.

Seperti diketahui, pekan lalu harga emas sempat menyentuh level terendahnya dalam 2 tahun, meski saat ini perlahan mulai naik lagi.

Jatuhnya harga emas disebabkan karena investor menjual emasnya di tengah informasi melambatnya perekonomian China. Aksi jual emas juga terjadi karena bank sentral Siprus menjual 14 ton emasnya untuk mendapatkan dana segar menyelamatkan negara itu dari krisis perbankan.

Aksi jual emas bank sentral Siprus menimbulkan kekhawatiran investor, harga emas akan jatuh tajam.

(dnl/ang)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar Kamis, 28/04/2016 07:10 WIB
    Perempuan Bergaji Rp 379 Miliar
    CEO perusahaan otomotif AS, General Motors (GM), Mary Barra, mendapatkan gaji US$ 28,6 juta atau sekitar Rp 379 miliar sepanjang 2015 lalu. Angka ini naik 77%.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close