detikfinance

Djan Faridz Tak Khawatir Bahan Bangunan Terkerek Kenaikan Harga BBM

Wiji Nurhayat - detikfinance
Rabu, 24/04/2013 12:31 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/24/1016/123337_djanout.jpg
Jakarta -Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz tidak terlalu khawatir dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM untuk mobil pribadi hingga Rp 6.500/liter. Menurutnya harga bangunan seperti pasir dan semen tidak akan mengalami kenaikan signifikan jika angkutan umum tetap diberikan subsidi.

"Kalau harga BBM naik pasti berpengaruh, tetapi kalau pemerintah mensubsidi angkutan truk kemungkinan besar kenaikan tidak terlalu signifikan," ungkap Djan saat ditemui di Kantor Kemenpera Jakarta, Rabu (24/04/2013).

Menurutnya bila BBM transportasi umum tetap disubsidi maka biaya angkutan untuk bahan pembangunan tidak akan berpengaruh terlalu signifikan.

"Nggak dong kan angkutannya nggak naik, lagian disubsidi. Contoh angkutan pasir dari lokasi tambang ke projek nggak naik kan biayanya sama nggak naik. Kecuali naik jadi berpengaruh. Kalau subsidi diberikan kepada angkutan umum tentu tidak naik," cetusnya.

Seperti diketahui pemerintah berencana menaikkan harga BBM premium menjadi Rp 6.500/ liter bagi kendaraan pribadi atau plat hitam. Presiden SBY memang belum mengumumkan secara resmi rencana kebijakan tersebut.

(wij/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut