detikfinance

100 Perusahaan di KBN Terpaksa Setop Produksi Pada 1 Mei

Prins David Saut - detikfinance
Rabu, 24/04/2013 14:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/24/1036/144248_kbn.jpg
Jakarta -Sebanyak 100 perusahaan yang berlokasi di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), di bawah pengelolaan PT (Persero) Kawasan Berikat Nusantara (KBN) terpaksa menghentikan kegiatan produksi pada hari buruh 1 Mei 2013.

Sebanyak 70.000 buruh yang bekerja di 100 perusahaan tersebut akan diliburkan. Dampaknya, para perusahaan akan mengalami kerugian jutaan rupiah, karena tak ada jaminan keamanan.


"Jika dalam satu hari kami berhenti produksi, maka kami akan mengalami kerugian," kata Anggota HRD Club KBN Cakung, Bernard Aritonang, saat dihubungi, Rabu (24/4/2013).

Bernard memberi gambaran kerugian misalnya PT BBM yang bergerak di bidang garmen atau pakaian jadi, biasanya dapat memproduksi 12.000 potong baju per hari. Satu potongnya dihargai US$ 3 per potong. Kerugian ini belum termasuk 99 perusahaan lainnya dengan perhitungan yang berbeda.

"Belum lagi penalti dari pihak klien karena keterlambatan pengiriman hasil produksi. Kalau terlambat tidak bisa pakai kapal, harus pakai pesawat buat kejar keterlambatan. Itu lebih mahal. Kalikan saja dengan jumlah perusahaan disini, bisa berapa banyak kerugiannya," ujar Bernard.

Ia mengharapkan pihak keamanan kawasan industri seluas 176 hektar ini mampu menjaga stabilitas kawasan saat hari buruh nanti. Dipastikan kegiatan produksi tidak dapat optimal saat hari yang disebut May Day tersebut.

"Tapi bukannya kami melarang aksi demonstrasi, karena semua orang bebas mengungkapkan pendapatnya, hanya saja kami tidak ingin terjadi hal tidak diinginkan," ujar Bernard.

KBN Cakung adalah kawasan industri yang mempekerjakan 70.000 orang. Sedikitnya 100 perusahaan yang 90 persennya bergerak di industri garment tersebut menempati 176 hektar luas kawasan ini. Para pemilik perusahaan di kawasan ini diketahui sebagian berkewarganegaraan Korea, atau investor asing.


(vid/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut