detikfinance

Djan Faridz Larang Rusun Subsidi Ada Tempat Parkir Mobil Pribadi

Wiji Nurhayat - detikfinance
Rabu, 24/04/2013 15:13 WIB
Djan Faridz Larang Rusun Subsidi Ada Tempat Parkir Mobil Pribadi
Jakarta -Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz melarang keberadaan area parkir mobil pribadi di rumah susun (rusunawa/rusunami) bersubsidi. Tujuannya agar rusun subsidi dibeli/disewa oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Djan Faridz memastikan parkiran di rusunami hanya untuk ambulance dan angkot. "Parkir mobil yang disediakan hanya untuk ambulance dan angkutan umum," tegas Djan saat ditemui di Kantor Kementerian Perumahan Rakyat Jakarta, Rabu (24/04/2013).

Dengan cara ini, para penghuni juga akan didorong menggunakan transportasi massal. Ia memastikan bahwa tidak ada parkiran khusus untuk mobil pribadi di rusunawa maupun rusunami subsidi.

"Memang nggak ada parkir mobil untuk rumah susun. Jadi kalau rumah susun bersubsidi apalagi rusunawa itu diperuntukan untuk menengah ke bawah dan tentu mereka nggak punya mobil jadi otomatis tidak disediakan parkir mobil," jelasnya.

Soal keberadaan lahan parkir mobil disetiap pembangunan rumah susun milik (rusunami) bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mememang ironis. Jika tak ada lahan parkir mobil diharapkan bisa mengurangi subsidi Rusunami tak tepat sasaran jatuh ke tangan orang mampu.

Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Pangihutan Marpaung pernah mengatakan ketentuan lahan parkir dalam pembangunan rumah susun tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 05/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi




(wij/hen)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut