detikfinance

Astra Cetak Laba Rp 4,3 Triliun, Menipis 7%

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 24/04/2013 17:04 WIB
Halaman 1 dari 3
http://us.images.detik.com/content/2013/04/24/6/172424_astrainternationaltbk.jpg
Jakarta -PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba Rp 4,3 triliun di akhir Maret 2013. Labanya menipis 7% dari perolehan tahun sebelumnya periode yang sama Rp 4,6 triliun.

Turunnya laba Astra itu sejalan dengan stagnanya omzet alias pendapatan bersih Astra di triwulan pertama tahun 2013 sebesar Rp 46,7 triliun, naik tipis 1% dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 46,4 triliun.

"Prospek ekonomi Indonesia tetap positif, meskipun dalam jangka pendek keuntungan Astra akan dipengaruhi oleh kenaikan biaya tenaga kerja, melemahnya harga komoditas, persaingan di industri otomotif serta dampak dari peraturan uang muka minimum pada pembiayaan otomotif syariah," kata Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto dalam siaran pers, Rabu (24/4/2013).

Kegiatan Grup Astra fokus kepada enam lini bisnis inti, yaitu Divisi Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, serta Teknologi Informasi dengan rincian sebagai berikut.

Laba bersih Divisi Otomotif turun sebesar 10% menjadi Rp 2,2 triliun, terdiri dari Rp 1 triliun yang berasal dari Perseroan dan anak-anak perusahaan, serta kontribusi dari perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities di bidang otomotif sebesar Rp 1,2 triliun.

Sepanjang kuartal pertama tahun 2013, permintaan kendaraan bermotor tetap tinggi, terutama didukung oleh meningkatnya pendapatan masyarakat dan tingkat suku bunga pinjaman yang terjangkau. Namun demikian, peningkatan persaingan akibat meningkatnya kapasitas produksi domestik serta naiknya biaya tenaga kerja telah menyebabkan penurunan kontribusi laba bersih dari segmen otomotif. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut pada kuartal kedua.

Peraturan uang muka minimum pada pembiayaan otomotif syariah yang diberlakukan untuk perusahaan pembiayaan sejak 1 Januari 2013 dan berlaku di bank pada 1 April 2013, tidak terlalu berdampak pada kinerja kuartal pertama. Peraturan baru tersebut diperkirakan akan memberi dampak pada penjualan sepeda motor di semester pertama.Next

Halaman 123
(ang/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut