detikfinance

Tarif Tol Cipularang & 10 Ruas Lainnya Naik Tahun Ini

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Senin, 29/04/2013 15:04 WIB
//images.detik.com/content/2013/04/29/6/150656_toldalam.jpg
Jakarta -Perusahaan operator jalan tol BUMN, PT Marga Tbk (JSMR) akan menaikkan 11 ruas tol milik perseroan pada tahun 2013. Kenaikan ini sesuai aturan dan dilakukan setiap 2 tahun sekali dan merujuk pada besaran inflasi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin RUPST Jasa Marga di Hotel Dharmawan Jakarta Selatan, Senin (29/4/2013).

Ia menjelaskan, perseroan akan mengajukan usulan kenaikan 11 ruas ini kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)

Tol-tol yang akan naik tahun milik Jasa Marga antaralain tol Jagorawi, Tol Dalam Kota, JORR, Padalarang-Cileunyi, Cipularang, Surabaya-Gempol, Semarang seksi A, B, dan C, Jakarta-Tangerang, Kanci-Palimanan, Pondok Ranji-Ulujami, dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa.

Diproyeksikan besaran kenaikan tarif sebesar 10%. Saat ini, Jasa Marga sedang melakukan peningkatan Standar Pelayanan Minimum (SPM) 11 ruas jalan tolnya, sebelum diusulkan ke BPJT.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah menuturkan, dengan kenaikan 11 ruas tol dan penambahan 3 ruas tol baru, Jasa Marga optimistis bisa meraup pendapatan sektor jalan tol senilai Rp 6 triliun. Pendapatan ini naik dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 5,58 triliun.

"Rp 6 triliun itu, proyeksi sudah termasuk kenaikan tarif di 11 ruas plus kita dapat tambahan Rp 150 miliar dari kontribusi ruas baru," tegasnya.

(feb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut