detikfinance

SBY: Apakah Subsidi BBM Memberatkan APBN? Jawaban Saya Iya

Mega Putra Ratya - detikfinance
Selasa, 30/04/2013 12:30 WIB
//images.detik.com/content/2013/04/30/1034/122812_sby5luar.jpg
Jakarta -Presiden SBY menyatakan pemerintah akan menaikkan harga BBM subsidi pada tahun ini, meski besarannya belum diumumkan. Pemerintah menilai subsidi BBM ratusan triliun sudah memberatkan anggaran dan tidak tepat sasaran.

"Apakah subsidi BBM sudah memberatkan APBN dan tidak tepat sasaran? Jawaban saya iya, terus terang sudah memberatkan," kata SBY saat membuka Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/4/2013).

SBY mengatakan, subsidi BBM yang dianggarkan Rp 193 triliun tahun ini tidak tepat sasaran. Ini karena yang menikmati adalah golongan masyarakat yang mampu dan kaya. Akibatnya biaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat menjadi terbatas.

"Berarti kalau kita biarkan, ini (subsidi BBM) tidak adil bagi rakyat kita. Karena sedikit yang kita gunakan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan infrastruktur Indonesia," jelas SBY.

SBY memang mengatakan akan ada rencana kenaikan harga BBM subsidi tahun ini untuk menekan anggaran subsidi BBM yang terus membengkak dan membuat APBN menjadi tidak sehat. Namun kapan dan berapa kenaikan harga BBM subsidi ini, masih akan menunggu kepastian dana kompensasi disetujui oleh DPR.


(dnl/hen)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Minggu, 21/12/2014 18:22 WIB
    Dari Tukang Kompor, Kamadjaya Jadi Bos Gula
    Presiden Direktur PT Gendhis Multi Manis Kamadjaya salah satu pengusaha gula yang mencoba berpikir di luar kebiasaan. Justru hal tersebut yang membawanya sukses.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close