detikfinance

Djoko Kirmanto Resmikan Proyek Pembangunan & Perbaikan Waduk Rp 424 Miliar

Zulfi Suhendra - detikfinance
Senin, 06/05/2013 13:13 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/06/4/131539_djokirwaduk.jpg
Semarang -Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Djoko Kirmanto (Djokir) meresmikan beberapa proyek infrastruktur Sumber Daya Air atau waduk di Jawa Tengah. Bersamaan dengan memperingati puncak Hari Air Dunia ke XXI, Djokir menandatangani prasasti untuk 5 proyek infrastruktur yang diresmikan.

Djoko Kirmanto mengatakan, latar belakang dari pembangunan waduk-waduk di daerah Jawa Tengah ini ialah untuk menampung air di saat musim kemarau. Selain itu, pembangunan dan rehabilitasi ini pun ditujukan untuk mengendalikan banjir, irigasi dan penyediaan air baku. Beberapa proyek yang diresmikan di antaranya merupakan rehabilitasi dari fungsi lamanya yang telah terkikis.

"Sumber air kita dari sungai, airnya kita manfaatkan. Kenyataanya sekarang kita kelebihan air, pada kemarau kita kekurangan," kata Djokir saat ditemui di Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/5/2013).

Adapun infrastruktur yang diresmikan Djokir tersebut ialah rehabilitasi Bendung Simongan di Semarang sebesar Rp 260 miliar, pembangunan Bendung Lanang di Kabupaten Grobogan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum Pemali - Juana senilai Rp 79 miliar.

Pembangunan Bendung Cijalu senilai Rp 16,01 miliar dan rehabilitasi Bendung Cileumah di Kabupaten Cilacap oleh BBWS Citanduy senilai Rp 18,84 miliar, serta pembangunan Bendung Slinga, Desa Slinga, Kecamatan Kali Gindang Kabupaten Purbalingga oleh BBWS Serayu - Opak senilai Rp 49,99 miliar, totalnya Rp 424 miliar

Menurut Djoko, pemerintah pun tengah merencanakan untuk membangun 13 waduk di seluruh Indonesia yang akan mulai dibangun tahun ini dengan anggaran tahun jamak. Diharapkan, pembangunan waduk tersebut akan rampung dalam 3 tahun ke depan.

"Seluruh Indonesia 11 waduk sudah selesai. Kemudian 13 waduk itu sudah akan kita kerjakan. Minimum pembangunan waduk itu 3 tahu dan anggarannya harus multiyears," jelasnya.

(zul/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut