detikfinance

Gunakan Pesawat Turboprop, Malindo Air Bakal Terbang dari Subang

Herdaru Purnomo - detikfinance
Senin, 13/05/2013 09:08 WIB
Gunakan Pesawat Turboprop, Malindo Air Bakal Terbang dari Subang Foto: Bandara SkyPark, Subang
Jakarta -Perusahaan patungan Lion Air dan NADI Malaysia, Malindo Air segera kedatangan pesawat turboprop alias baling-baling di pertengahan bulan ini.

Maskapai penerbangan murah tersebut siap menjadikan bandara Subang SkyPark sebagai penghubung penerbangan Malaysia-Indonesia.

Seperti diberitakan The Star, Senin (13/5/2013), maskapai tersebut telah merencanakan Subang Jaya yang merupakan salah satu kota yang terletak di Selangor, Malaysia sebagai penguhbung penerbangan domestik dan luar negeri terutama untuk penerbangan ke Thailand dan Sumatera Utara.

"Rute domestik dan penerbangan lainnya yang tak lebih selama dua jam perjalanan akan dioperasikan melalui Subang. Sedangkan lainnya dari Kuala Lumpur," demikian diungkapkan seorang sumber.

Persetujuan penggunaan airport Subang akan diberikan pada akhir Mei 2013 ini dan tiket akan mulai dipasarkan di awal Juni 2013.

Malindo Airways merupakan perusahaan patungan antara National Aerospace & Defence Industries (NADI) Malaysia bersama Lion Air.

NADI Group asal Malaysia telah memiliki perusahaan antara lain Airod, Airod Techno Power, Aerospace Technology System Corp dan SME Aerospace yang merupakan perusahaan jasa pemeliharaan pesawat, perbaikan dan produksi mesin, dan spare part pesawat.

Malindo Airways tengah memfinalisasi perizinan airport di Kuala Lumpur, KLIA2 (terminal 2 Kuala Lumpur). Rute utama Malindo Airways yakni antara Indonesia-Malaysia dan domestik seperti ke Sabah dan Sarawak.

(dru/dnl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut