detikfinance

Mau Cari Barang Lelang Pegadaian? Ini Caranya

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 14/05/2013 19:15 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/05/14/5/191907_dsc06214.jpg
Jakarta -PT Pegadaian (Persero) menawarkan barang lelang berupa emas perhiasan dan barang-barang berharga lainnya. Harga barang-barang lelang tersebut disesuaikan dengan harga pasar, alias tak berharga 'miring'. Berikut ini caranya.

"Jadi tidak benar kalau harga barang lelang itu lebih murah, harga barang tetap disesuaikan dengan yang ada di pasaran, ketentuannya seperti itu, tidak boleh lebih murah," kata Kepala CabangPT Pegadaian (Persero) Pasar Senen Arief Rinardi Sunardi kepada detikFinance, di Kantor Cabang Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2013).

Ia menjelaskan, barang-barang lelang di pegadaian tersedia beragam jenis emas perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung. "Ini semuanya dilelang, kalau mau silakan datang saja ke sini tinggal transaksi," ujarnya.

Bagi anda yang tertarik barang-barang lelang tersebut, Arief mengatakan, nasabah hanya cukup datang ke kantor pegadaian dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan.

"Datang saja ke sini, waktunya sama kayak jam kantor jam 8 pagi sampai jam 3 sore, bawa KTP nanti isi formulir terus transaksi kalau deal ya jadi barang diambil," terangnya.

Sistem lelang yang ada di pegadaian berbeda dengan sistem lelang pada umumnya. Jika plelang umumnya barang ditawarkan dengan harga bebas, siapa yang mampu membayar di harga tertinggi, dialah yang berhak mendapatkan barang lelang tersebut.

Untuk lelang di pegadaian, sistem lelangnya yaitu barang yang dilelang ditampilkan di ruang depan kantor pegadaian serta diberi nomor urut berdasarkan jenis barangnya sehingga pembeli tinggal menunjuk barang yang diinginkan dengan menyebut nomornya. Nomor di sini tidak berhubungan dengan jenis barang hanya sebagai penanda saja.

"Ya nanti tinggal tunjuk sebut nomor mau yang mana. Harganya ya sesuai dengan harga pasaran saat ini. Misalkan harga emas per gramnya saat ini berapa ya dijual di harga itu," jelasnya.

Setelah itu, jika pembeli setuju dengan harga dan kondisi barang, barulah dilakukan transaksi di kasir dengan syarat-syarat seperti menyertakan KTP dan mengisi formulir.

"Barang-barang di kita meskipun barang lelang dan tidak baru tapi kita ada jaminan jika barang ini asli karena sudah ditaksir oleh tim kami, dan tidak kena biaya tambahan," kata Arief.
(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut