detikfinance

UGM Gandeng Perusahaan Benih Kembangkan Jagung Manis Hibrida

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 16/05/2013 13:01 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/16/4/130452_jagungmanis.jpg
Jakarta -Peneliti dari Fakultas Biologi UGM Budi Setiadi Daryono bersama tim, bekerja sama dengan perusahaan benih PT. Agri Makmur Pertiwi (AMP) dan Balitsereal Maros serta Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM sedang merakit varietas jagung manis hibrida dengan kandungan beta karotin dan produktivitas tinggi (Gama Jagung Manis).

Menurut Budi Daryono uji adaptasi Gama Jagung Manis Hibrida akan dilakukan pada musim kemarau tahun ini di KP4 UGM dan Balitsereal Maros. Benih indukan jagung manis Talenta diperoleh dari PT. AMP dengan keunggulan batangnya kokoh, dalam 1 tanaman terdapat 2-4 tongkol berukuran sama besar serta memiliki penampang daun lebar.

Sedangkan indukan jagung Provit A2 diperoleh dari Balitsereal Maros. Jagung Provit A2 memiliki keunggulan kandungan beta 0,114 ppm serta potensi hasil tinggi yaitu 8,8 t/ha (provit A2).

"UGM menggandeng PT. AMP dalam merakit varietas jagung manis hibrida tersebut," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/5/2013)

Sebagai tindak lanjut kerjasama tersebut telah dilakukan penanaman pendahuluan (uji adaptasi) dan pada tanggal 14 Mei 2013, Budi Setiadi Daryono bersama tim melakukan panen perdana jagung manis Talenta di KP4 UGM yang berumur ± 65 hari setelah tanam.

Pada penanaman tersebut juga dilakukan riset seleksi jumlah tongkol jagung manis Talenta (seleksi 1,2,3 dan 4 tongkol/tanaman) di KP4 UGM. Hasil penelitian menunjukan bahwa seleksi 2 tongkol/tanaman memberikan hasil panen yang optimal dengan memanfaatkan sisa seleksi tongkol ke 3 dan 4 sebagai sweet baby corn untuk sayuran.

"Dengan menggunakan sisa seleksi tongkol ternyata panen menunjukkan hasil yang cukup optimal," katanya.

Sementara itu pemanenan jagung manis Talenta di KP4 pada 14 Mei lalu dengan hasil 7,8 ton/Ha. Pemanenan dilakukan oleh Budi Setiadi Daryono bersama tim mahasiswa Laboratorium Genetika UGM dan staf lapangan KP4 UGM.

Penelitian ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya jaringan kerjasama yang meliputi Academic, Bussines, Community, and Goverment (ABCG) melalui penguatan peran dan fungsi KP4 UGM Yogyakarta.
(hen/dnl)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Minggu, 21/12/2014 18:22 WIB
    Dari Tukang Kompor, Kamadjaya Jadi Bos Gula
    Presiden Direktur PT Gendhis Multi Manis Kamadjaya salah satu pengusaha gula yang mencoba berpikir di luar kebiasaan. Justru hal tersebut yang membawanya sukses.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close