detikfinance

Sofjan Wanandi: Chatib Basri Oke Jadi Menkeu, Pernah Ikut Sri Mulyani

Wiji Nurhayat - detikfinance
Kamis, 16/05/2013 14:29 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/16/4/143118_chatibbasri.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri santer disebut-sebut sebagai Menteri Keuangan baru. Kalangan pengusaha mengaku mendukung Chatib jadi Menkeu baru.

"Tunggu diumumkan dulu sama presiden. Chatib Basri oke jadi Menkeu," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi saat ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (16/5/2013).

Apa alasan Sofjan menyukai Chatib? Menurutnya, di samping masih berusia muda, Chatib juga dinilai mempunyai wawasan dan pengalaman yang luas. Sofjan menjamin Chatib bisa menjalankan fungsinya sebagai menteri keuangan.

"Dia punya latar pendidikan dan pemerintah juga. Saat di kemenkeu juga dia punya background ketika ikut Sri Mulyani (mantan menteri keuangan). Saya cocok lah sama dia. Ini anak muda dia punya pandangan makro ekonomi. Tinggal bagaimana dia berkoordinasi dengan kementerian lainnya aja. Jadi saya pikir it's oke. Saya dukung dia, tinggal tunggu Presiden saja," katanya.

Namun untuk posisi Kepala BKPM yang lowong, Sofjan memberikan usul agar sosok muda seperti Chatib menduduki jabatan itu. Nama Chris Kanter dari sektor pengusaha dan Bayu Krisnamurthi dinilai cocok mengisi jabatan kosong itu.

"Kepala BKPM lebih gampang dicari daripada menkeu, saya nggak bisa sudah tua. Cari yang muda-muda bukan saya. Sekarang ini orang yang mengerti internasional punya network. Banyak kalau dari pengusaha kayak Chris Kanter, Shinta Widjaja. Menteri muda juga ada seperti Bayu Krisnamurthi (Wakil Menteri Perdagangan) juga bisa. Yang penting yang muda," cetusnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKPM Chatib Basri sulit untuk diminta keterangan. Ia hanya tersenyum dan mengatakan presiden belum mengumumkan siapa menteri keuangan yang baru.

"Tunggu pengumuman Presiden. Saya lagi ngerjain pekerjaan saya di BKPM. Investasi tetap terus harus dipacu," tegasnya.
(wij/dnl)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut