detikfinance

BI Resmikan Acuan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar di Pasar Jakarta

Herdaru Purnomo - detikfinance
Senin, 20/05/2013 12:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/05/20/6/122921_uang.jpg
Jakarta -Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan kurs referensi atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung pendalaman pasar valas domestik.

"Diperlukan adanya referensi harga spot USD/IDR yang akurat mencerminkan harga pasar. Sebelumnya, informasi harga USD/IDR tersedia hanya berdasarkan kuotasi bank, yang merupakan minat beli atau minat jual yang ditawarkan oleh bank, yang belum tentu terealisir dalam transaksi," kata Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah, Senin (20/5/2013).

Menurut Difi, karena tidak didasarkan pada transaksi aktual, kuotasi harga dapat memberikan informasi harga yang kurang akurat, bahkan bisa menimbulkan asimetri informasi, yang pada gilirannya menyebabkan pembentukan harga tidak efisien di pasar.

"Sehubungan dengan itu, diperlukan keberadaan referensi harga spot USD/IDR yang kredibel guna mendukung upaya pembentukan harga yang efisien di pasar. Kurs referensi atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut," jelas Difi.

JISDOR merupakan harga spot USD/IDR yang disusun berdasar transaksi valuta asing antar bank, yang datanya diperoleh secara real time melalui Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah (SISMONTAVAR) di Bank Indonesia.

JISDOR dibentuk berdasarkan rata-rata tertimbang dari volume seluruh transaksi USD/IDR antar bank dalam rentang waktu pukul 08.00-09.45 WIB. JISDOR diumumkan tepat pukul 10.00 WIB pada website Bank Indonesia. Data tersebut akan tersedia setiap hari kerja, dalam hal ini tidak termasuk Sabtu, Minggu, hari libur nasional, atau hari lain yang ditetapkan sebagai hari libur.

Kurs referensi tidak bersifat mandatory. Kurs referensi diharapkan dapat memberikan informasi yang kredibel sebagai acuan bagi pelaku pasar keuangan dalam melakukan transaksi.

Di samping itu, kurs referensi menjadi alat monitoring dan asesmen Bank Indonesia dalam membentuk pasar valas agar berkembang secara sehat dan mempunyai daya tahan lebih tinggi terhadap gejolak pasar. Hari ini, (20/5/2013), Jisdor tercatat Rp 9,760/US$.
(dru/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut