detikfinance

Banyak Avanza Modifikasi Tangki BBM 100 Liter Sekali Isi

Rista Rama Dhany - detikfinance
Rabu, 22/05/2013 13:11 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/22/1034/131359_183924_premiummobil03.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Akibat disparitas harga yang terlalu lebar antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi, banyak orang mencari kesempatan dalam kesempitan. Salah satunya, banyak ditemukan mobil jenis Toyota Avanza yang tangkinya dimodifikasi sehingga berkapasitas 100 liter.

"Banyak temuan-temuan kita di lapangan, Avanza bisa sekali isi BBM subsidi di SPBU hingga 100 liter, itu tangkinya mereka modifikasi, karena harusnya kapasitas maksimal Avanza hanya 40-45 liter," ungkap Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto ketika ditemui di Ruang Komisi VII Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/5/2013).

Selain mobil Avanza, Djoko mengatakan ada juga truk yang tangkinya dimodifikasi, sehingga bisa mengisi 1.000 liter BBM dalam sehari.

"Ada banyak juga truk-truk itu sehari bisa isi 1.000 liter per hari, selain dimodifikasi tangkinya, sekali isi di SPBU sebanyak 100-200 liter, jalan sedikit BBM-nya dipindahkan ke penampungan. Lalu jalan lagi ke SPBU lain, isi lagi. Jadi sehari bisa mencapai 1.000 liter," ungkap Djoko lagi.

Untuk itu, Djoko berharap agar sistem Sistem Monitoring dan Pengendalian (SMP) dengan RFID (Radio-frequency identification) bisa segera terealisasi secepatnya.

"Kita harus dorong RFID ini, manfaatnya besar, kalau sudah terbangun sistemnya Avanza, truk dan lainnya tidak bisa isi lebih dari kapasitas normal tangkinya, kalau pun ada yang sampai bisa isi tidak normal maka negara tidak akan bayar BBM subsidinya," tandas Djoko.

(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut