detikfinance

Ribuan Pengaduan Konsumen, Hanya 15 Kasus yang Sudah ke Pengadilan

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Senin, 27/05/2013 13:59 WIB
Ribuan Pengaduan Konsumen, Hanya 15 Kasus yang Sudah ke Pengadilan
Jakarta -Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat sebanyak 1.253 kasus pengaduan konsumen lewat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dan 2.920 kasus pengaduan lewat lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat.

Sayangnya dari angka itu, sedikitnya 721 kasus sudah iproses di Kemendag dan baru 15 kasus yang sudah sampai proses pengadilan.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan, sebagian besar kasus-kasus tersebut dalam bentuk pengaduan leasing, perbankan (kartu kredit), perumahan (kredit KPR), asuransi, listrik, PDAM dan penerbangan.

"Memang harus kita akui perlindungan konsumen baru insentif kita gerakkan kurang lebih 1,5 tahun terakhir. Harus kita akui yang sudah masuk ke proses pengadilan baru 15 kasus, sangat kecil memang," kata Bayu usai acara peluncuran call center perlindungan konsumen, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Bayu menjelaskan, waktu untuk memproses kasus pengaduan konsumen memang membutuhkan proses yang tidak singkat karena menyangkut 2 perlindungan antara konsumen dan produsen (penjual).

"Jadi kita harus lindungi 2 sisi perlindungan, konsumen dan produsennya si penjual. Itu tidak bisa kita sebutkan berapa lamanya, tergantung kasusnya dan buktinya ada nggak. Kalau bisa 2 jam kenapa nggak," ujarnya.

Menurut Bayu, selain harus melindungi dari 2 sisi perlindungan, minimnya ahli hukum konsumen di Indonesia juga menjadi salah satu kendalanya. "Ahli hukum konsumen belum banyak jadi proses hukum tidak secepatnya kita bayangkan," katanya.

(hen/hen)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek Senin, 08/02/2016 11:00 WIB
    Ini Investasi yang Cocok Saat Imlek
    Anda bisa mengandalkan feng shui untuk berinvestasi setelah Imlek di tahun monyet api, tapi bisa juga memakai data. Investasi seperti apa yang menarik saat Imlek?


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut