detikfinance

Banyak Masyarakat Belum Dapat Air Bersih, Pemerintah Sebar Rp 2 Triliun

Zulfi Suhendra - detikfinance
Rabu, 29/05/2013 11:24 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/29/4/112740_214221_miskinbkkbnluar.jpg
Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum mengucurkan dana US$ 244 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun kepada 219 kabupaten/kota, untuk perbaikan sarana layanan air bersih dan sanitasi.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Imam S. Ernawi mengungkapkan, dana tersebut didapatkan dari 3 sumber, yakni pinjaman Bank Dunia US$ 100 juta, hibah dari pemerintah Australia US$ 44 juta, dan APBN sebesar US$ 100 juta.

"Yang sekarang ini US$ 100 juta dari Bank Dunia hibahnya, dari Australia US$ 44 juta, rupiahnya dari APBN US$ 100 juta," kata Imam saat ditemui di sela acara Rapat Koordinasi Nasional Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Jalan Patimura, Rabu (29/5/2013).

Imam menjelaskan, rata-rata setiap desa akan mendapatkan dana sekitar Rp 275 juta untuk memperbaiki sistem sanitasi dan layanan air minum. Namun mekanismenya ditentukan oleh pemerintah kab/kota setempat.

"Untuk perhitungan dasarnya Rp 275 juta per desa. Tapi nanti tidak otomatis dapat Rp 275. Kalau nanti setiap Kabupaten itu ada 10 desa, nanti ditentukan oleh kabupatennya (kota). Nanti tergantung prioritas," ujarnya.

Kucuran dana setara dengan Rp 2,3 triliun tersebut akan disebar di kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, selama 4 tahun program Papimnas ini berlangsung. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini target Millenium Development Goals tahun 2015 terkait pelayanan air minum dan sanitasi.

"Itu untuk 4 tahun terhitung dari Papimnas yang sekarang," tutup Imam.

(zul/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut