detikfinance

Kapan Harga BBM Naik? Chatib: Saya Nggak Bisa Komentar

Maikel Jefriando - detikfinance
Rabu, 29/05/2013 14:05 WIB
Kapan Harga BBM Naik? Chatib: Saya Nggak Bisa Komentar Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Wacana kenaikan harga BBM subsidi jenis premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar menjadi Rp 5.500/liter ternyata belum ada kepastian. Pemerintah tak mau mengira-ngira.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, keputusan kenaikan harga BBM subsidi di tangan Presiden SBY. Sementara Presiden SBY dan pemerintah menyatakan, harga BBM subsidi naik apabila kompensasi berupa tambahan jatah beras miskin (raskin), beasiswa miskin, program keluarga harapan (PKH), dan bantuan langsung sementara masyarakat (Balsem) Rp 150 ribu/bulan bisa disahkan DPR lewat APBN Perubahan (APBN-P) 2013.

"Saya nggak bisa komentar karena itu ada di tangan presiden. Ini kan kenaikan BBM sepenuhnya wewenang pemerintah karena kalau pasal 8 ayat 10 (UU APBN 2013) kan wewenang pemerintah. Tetapi yang jelas kita persiapkan bagaimana APBN-P ada upaya yang dilakukan agar fiskal menjadi, jadi begini ada dua isu terpisah," tutur Chatib di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Namun ancer-ancernya, kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan pada Juni 2013 nanti setelah APBN-P 2013 disahkan DPR. Dikatakan Chatib, kenaikan harga BBM subsidi harus dilakukan untuk keadilan, karena selama ini banyak dinikmati oleh orang-orang yang mampu.

Lalu setelah harga BBM dinaikkan, pemerintah harus memberikan kompensasi ke masyarakat miskin sehingga mereka tidak makin miskin dengan kenaikan harga BBM yang terjadi.


(dnl/hen)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut