detikfinance

Konstruksi Tol di Atas Laut Bali Rampung 100%

Zulfi Suhendra - detikfinance
Rabu, 29/05/2013 15:29 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/29/4/153117_tolbali.jpg
Jakarta -Proyek tol yang melewati laut Bali memasuki tahap penyelesaian akhir. Proses konstruksi secara struktural sudah mencapai presentase 100%.

Public Relation Officer PT Jasamarga Bali Toll, Drajad Wibowo mengatakan seluruh paket ruas tol ini sudah masuk tahap pengaspalan, bahkan paket 1 dan 4 seluruhnya telah diaspal dan dipasangi rambu-rambu lalu lintas.

"Jadi kalau bicara struktur itu fondasi, lantai jalan dan badan sudah nyambung sudah 100%. Bahkan untuk paket 1 dari km 0 sampai kilometer 3 sudah di aspal penuh, rambu-rambu marka sudah dipasang finishing. Dan gerbang tol. Kalau paket 4 juga sudah pengaspalan, paket 2 dan 3 juga. Jadi tinggal pekerjaan minor," kata Drajad kepada detikFinance, Rabu (29/5/2013).

Drajad merinci beberapa pekerjaaan masih dilakukan seperti pengecoran pembatas jalan, dan beberapa km yang masih dalam tahap pengaspalan. Dikatakan Drajad, dalam waktu dekat tol ini sudah dapat diserahterimakan dari pihak kontraktor ke Badan Usaha jalan Tol (BUJT).

"Setelah ini selesai masih harus ada pemeriksaan oleh kami, ada PHO (Professional Hand Over) atau serah terima. Itu mesti kita teliti, periksa, mana yang harus diperbaiki, mana yang tidak, baru diresmikan, kira-kira minggu ketiga Juni baru handover," katanya.

Setelah proses serah terima, lanjut Drajad, ada proses pengujian dari Kementerian Pekerjaan Umum terkait teknis konstruksi serta dari Kementerian Perhubungan terkait rambu-rambu yang ada di jalan tol dari Nusadua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa ini.

"Kemenhub akan melihat meneliti memeriksa apakah rambu-rambu yang dipasang penunjuk, sign boardnya apakah sudah sesuai dengan yang berlaku. Kemenpu tentu akan meneliti dari sisi teknis maupun dari sisi kelaikan untuk difungsikan sebagai jalan tol. Tapi yang benar itu jembatan tol," katanya.

Baru setelah semua proses tersebut selesai, jalan tol ini dapat diresmikan yang mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan bisa meresmikannya.
(zul/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut