detikfinance

Bulog akan Impor Daging Sapi, Importir dan Feedloter Was-was

Wiji Nurhayat - detikfinance
Rabu, 29/05/2013 18:52 WIB
Halaman 1 dari 2
Bulog akan Impor Daging Sapi, Importir dan Feedloter Was-was
Jakarta -Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia (APDI) mendukung pemerintah menunjuk Perum Bulog sebagai stabilisator harga daging sapi.

Ketua Umum APDI Asnawi mengatakan penunjukan Bulog akan membuat 'gerah' para importir dan perusahaan penggemukan sapi (feedloter) yang menurutnya menjadi penyebab harga daging tinggi.

"Penunjukan ini tepat sehingga mereka para importir daging dan feedloter tidak bisa lagi melambungkan harga daging," kata Asnawi saat dihubungi detikFinance, Rabu (29/05/2013).

Menurutnya tingginya harga daging sapi saat ini khususnya di wilayah Jabodetabek karena spekulasi yang dilakukan para importir. "73% pangsa pasar daging itu ada di wilayah Jabodetabek besar kan ini yang dikuasai oleh para importir," imbuhnya.

Dengan penunjukan peran baru Bulog, ia berharap Perum Bulog dapat menjalankan fungsinya untuk menstabilkan harga daging yang saat ini sudah mencapai Rp 90.000-95.000/Kg. Ia optimistis Bulog dapat melakukan kebijakan yang diminta oleh pemerintah.

"Tahun 1998-1999 itu terjadi krisis ekonomi dan berdampak pada mahalnya harga 9 kebutuhan bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng. Saat itu Bulog bekerjasama dengan induk pedagang pasar dan koperasi untuk menstabilkan harga. Bulog sukses mengikuti irama dan bersaing dengan para pemain atau pihak swasta yang mempunyai modal besar," cetusnya.

Asnawi menambahkan 85% konsumen daging sapi di Indonesia adalah masyarakat umum sedangkan 15% adalah hotel, restoran dan kafe (horeka). Sehingga ia tak setujua jika Bulog mendapat alokasi impor untuk daging horeka. Next

Halaman 12
(wij/hen)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut