detikfinance

Dapat Tugas Impor Daging, Bulog Pinjam Uang dari Bank Rp 350 Miliar

Wiji Nurhayat - detikfinance
Kamis, 30/05/2013 19:16 WIB
//images.detik.com/content/2013/05/30/4/191840_daging.jpg ilustrasi
Jakarta -Perum Bulog resmi ditunjuk pemerintah sebagai stabilisator harga daging sapi di dalam negeri. Untuk mendatangkan kuota tambahan daging (daging sapi beku), Perum Bulog tidak khawatir mengenai modalnya.

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan perbankan nasional siap mengucurkan dana kepada Bulog hingga Rp 350 miliar.

"Perbankan nasional kita masih percaya. Jika perhitungan harga daging sampai di Indonesia mencapai Rp 60.000/kg, jadi kita membutuhkan dana Rp 210 miliar hingga Rp 350 miliar," kata Sutarto saat dihubungi detikFinance, Kamis (30/05/2013).

Selain soal pembiayaan, Perum Bulog juga sudah menghitung kebutuhan daging sapi impor tambahan. Sutarto mengungkapkan pihaknya membutuhkan tambahan kuota impor daging sapi beku hingga 5.000 ton agar bisa menekan tingginya harga daging di dalam negeri.

"Saat ini pemerintah sedang menghitung betul agar harga daging sapi bisa stabil. Kalau perhitungan Bulog itu butuh tambahan impor daging sapi beku 3.000 hingga 5.000 ton jelang Ramadhan dan Lebaran. Namun ini keputusan pemerintah, semua pemerintah yang menghitung," imbuhnya.

Ia pun mengklaim, tugas baru Bulog sebagai stabilisator harga daging tidak akan mematikan importir daging sapi swasta. "Kita tidak mematikan importir daging yang lain," cetusnya.

(wij/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut