detikfinance

Wawancara Khusus Wamentan

Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 03/06/2013 10:46 WIB
Halaman 1 dari 4
//images.detik.com/content/2013/06/03/459/104929_rusman.jpg
Jakarta -Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata, misalnya 70% pasokan susu di dalam negeri berasal dari impor, konsumsi susu per kapita Indonesia masih terendah se-ASEAN, bahkan kalah dengan Malaysia.

Bagaimana masa depan persusuan nasional? berikut wawancara detikFinance dengan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan di kantornya akhir pekan lalu.

1 Juni Hari Susu Nasional, kondisi persusuan nasional saat ini seperti apa?

Ya, 1 Juni kita memperingati hari susu nasional, dimana harus ada dorongan bangsa ini khususnya generasi muda untuk ingat bahwa minum susu itu penting.

Tetapi sebenarnya dipersusuan nasional ada dua masalah yang mestinya kita benahi, pertama suplai atau produksi susu nasional yang masih sangat rendah, kedua konsumsi susu orang Indonesia masih sangat rendah bahkan di ASEAN.

Mengapa produksi susu nasional kita sangat rendah?

Banyak hambatan di suplai susu nasional kita. Asal tahu saja produksi susu nasional kita hanya dapat memenuhi 30% dari kebutuhan susu 250 juta penduduk Indonesia. Artinya 70% suplai susu nasional dipasok dari impor. Indonesia impor susu terutama dari Selandia Baru dan Australia.Next

Halaman 1234
(rrd/hen)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut