detikfinance

Bisnis Donat Kentang Ini Beromzet Rp 35 Juta/Bulan, Tertarik?

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Selasa, 04/06/2013 08:04 WIB
//images.detik.com/content/2013/06/04/480/080920_donat.jpg Foto:detik-detikFinance
Jakarta -

Donat terkenal sebagai makanan ringan dan murah. Tapi jangan salah, makanan yang hanya dijual Rp 2.500 per buah ini ternyata mampu menghasilkan omzet hingga Rp 35 juta per bulan.



Pemilik CV K&G yang punya brand P-DO Donat Kentang Evy Thrisy mengatakan, bisnis donat miliknya ini sangat menjanjikan. Hanya dengan investasi awal Rp 7 juta saja, bisnis ini mampu mengantongi omzet hingga Rp 35 juta per bulan.



Donat ini punya 6 variasi rasa yaitu strawberry, cokelat, melon, mocca, original, dan jeruk. "Bisnis ini ramai banget. Modal pasti balik. 3 bulan bisa balik modal, pahit-pahitnya ya 6 bulan balik modal tapi biasanya sih 3 bulan juga sudah ketutup semua," kata Evy kepada detikFinance di Pameran Waralaba 2013 yang diadakan di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (2/6/2013).



Dia menjelaskan, dengan investasi awal Rp 7 juta, calon investor bisa mendapatkan seluruh perlengkapan jualan sampai sekecil-kecilnya dan sudah termasuk bahan baku. "Tapi di luar mixer dan sudah termasuk bahan baku," katanya.



Dia merinci, masing-masing investor akan mendapatkan 1 buah booth PDO, 6 buah seal ware gula (tempat gula), 1 buah cool box (untuk meletakkan kentang), 2 buah seragam PDO, 1 set standing banner, 1 set deep fryer (kompor listrik), 5 buah seal ware donat, 2 buah sumpit panjang, 1 set etalase kaca, dan 200 pieces donat.



"Inspirasi awalnya suka bikin kue. Nah dicoba bikin donat ya akhirnya begini. Nanti 100% keuntungan untuk mitra. Tinggal repeat order, tepung buat donat Rp 15 ribu per kilo, tepung sudah di mix, kentang Rp 3000/kilo, gulanya per kilo Rp 22 ribu. Sehari estimasi 4 bungkus untuk masing-masing adonan," rincinya.



Saat ini, kata Evy, donat buatannya sudah tersebar di beberapa wilayah di Jabodetabek termasuk di luar Jakarta seperti Balikpapan, Pekanbaru, Banjarmasin, Kendari, Bengkulu, Padang, Bali, Maluku, Ternate, Blora, Purwokerto, dan Tegal.







Bagi anda yang berminat, usaha donat kentang ini ditawarkan dalam bentuk waralaba.
(dnl/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut