detikfinance

Telkom Jajaki Bisnis Outsourcing di Australia

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Selasa, 18/06/2013 15:38 WIB
//images.detik.com/content/2013/06/18/6/154139_telkombarudalam.jpg
Jakarta -PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan menggenjot pendapatan dari bisnis di luar negeri. Salah satunya Telkom akan membidik bisnis di Australia.

Perusahaan telekomuniasi pelat merah ini berencana masuk ke jasa penyedia layanan outsourcing untuk berbagai sektor.

"Australia kita tidak start dengan telekomunikasi dulu, kita mulai dengan bisnis outsourcing. Jadi kita lihat comparative advantage kita. Karena bisnis outsourcing di sana sangat mahal. Misalnya contact center, data entry, digital document itu mahal banget di sana. Masuk dengan harga 70% itu kita masih untung besar di sana," ucap Direktur Utama Telkom Arief Tjahja kepada wartawan di Hotel Hyatt Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Arief menjelaskan dari target pendapatan sebesar Rp 80 triliun tahun 2013, diproyeksikan 4% disumpang dari luar negeri. Bahkan ditargetkan hingga akhir 2015 pendapatan dari luar negeri bisa tembus 10%.

"Pendapatan dari Telkom (internasional) masih rendah sekitar 2-3%. Kita harapkan itu bisa tingkatkan tahun ini menjadi 4% dan akhirnya tahun 2015 minimal 10% terhadap total revenue Telkom," sebutnya.

Hingga saat ini, Telkom sudah masuk ke empat negara. Namun pihaknya akan memperluas ekspansinya ke beberapa negara seperti Timor Leste, Hongkong dan Malaysia.

"Sampai dengan saat ini, sudah 4 negara. Boleh disebut dengan Malaysia karena kita punya saham di Scicom Malaysia. Kita akan masuk ke 10 negara. Taiwan, Macau, Malaysia, Saudi. Poinnya strategi yang kita gunakan adalah bisnis follow the people," tambahnya.

(feb/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Selasa, 30/09/2014 08:17 WIB
    Muda dan Cantik, Ini Miliuner AS Berharta Rp 49 Triliun
    Jajaran perempuan yang masuk daftar 400 orang terkaya AS versi Forbes didominasi oleh mereka yang berumur 45 tahun ke atas. Namun ada satu perempuan muda nan cantik yang masuk daftar orang terkaya di AS.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close