detikfinance

Minta Pembangunan Monorel Tak Bikin Macet, Jokowi: Jangan di Kertas Saja

Dhani Irawan - detikfinance
Sabtu, 29/06/2013 14:52 WIB
//images.detik.com/content/2013/06/29/4/moorel2.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Rabu lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah resmi memberikan tugas pelaksanaan proyek monorel DKI Jakarta ke PT Jakarta Monorail. Jokowi ingin pembangunan monorel dirancang sedemikian mungkin sehingga tak bikin macet.

"Ini udah saya simulasi, sehingga pada saat sudah dimulai, jadi jangan dikertas saja. Tapi di lapangan juga dihitung supaya tidak macet. Ya saya sudah minta itu dihitung, di lapangan juga," tutur Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (29/6/2013).

PT Jakarta Monorail akan membangun kembali tiang-tiang monorel yang selama ini terbengkalai di ibukota. Rencananya pembangunan kembali proyek monorel ini akan dilakukan pada Oktober 2013.

Siang tadi, Jokowi baru saja menyaksikan penandatangan Mou keikutsertaan beberapa perusahaan dalam pembangunan monorel Jakarta. Ada beberapa perusahaan transportasi asing yang akan ikut menggarap proyek tersebut.

Ortus Holdings selaku investor utama di Jakarta Monorail melakukan penandatanganan kerjasama dengan sejumlah perusahaan transportasi asing tersebut untuk menggarap monorel Jakarta. Perusahaan asing tersebut antara lain:

  • Bangkok Mass Transportation System PCL of Thailand
  • Singapore Technology Electronics Limited and SMRT International Pte Ltd of Singapore
  • PT Indosat Tbk
  • Changchun Railways Vehicles Co. Limited
  • China Communications Construction Company Limited of China
  • TUV Rhineland Group of Germany
(dnl/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut