detikfinance

Tol Bali Belum Punya Nama, Dahlan Iskan: Terserah Presiden SBY

Zulfi Suhendra - detikfinance
Sabtu, 06/07/2013 16:48 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/07/06/4/tolbali00.jpg
Denpasar -Tol atas laut di Bali (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa) yang akan segera beroperasi belum punya nama. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan menentukan namanya.

"Nama tol terserah Presiden (SBY). Sudah banyak yang usulkan (nama) ini-itu. Tapi saya serahkan ke Presiden," katanya sambil berjalan santai di acara Sinergi BUMN Fun Bike and Fun Walk yang digelar di tol atas laut Bali, Sabtu (6/7/2013).

Susunan kepemilikan proyek tol ini meliputi Jasa Marga sebesar 60%, PT Pelindo III sebesar 20%, PT Angkasa Pura I sebesar 10%, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sebesar 5%, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sebesar 2%, PT Hutama Karya sebesar 2%, dan PT Pengembangan Pariwisata Bali sebesar 1%.

Sedangkan keikutsertaan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung dalam kepemilikan saham sedang dalam proses. Diharapkan skema sinergi BUMN dan Pemerintah Daerah ini dapat dilanjutkan untuk proyek-proyek infrastruktur komersial lainnya, sehingga tidak memberatkan APBN sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Tol atas laut ini dibuat untuk melayani jalur transportasi pertemuan KTT APEC pada Oktober 2013 nanti. Tol ini memiliki panjang 12,7 km dengan nilai investasi sekitar Rp 2,4 triliun.

Diperkirakan tarif tol untuk ruas ini ialah, Gol I Rp 10.000, Gol II itu Rp 15.000, Gol III Rp 20.000, Gol IV Rp 25.000, Gol V Rp 30.000, dan Gol VI khusus motor itu Rp 4.000 sekali masuk.

Hari ini, Dahlan sudah membuka acara jalan dan sepeda santai di atas laut tol tersebut. Dahlan meminta warga berfoto sepuas-puasnya di tol ini, sebelum dilarang setelah tol dibuka secara resmi.


(ang/feb)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut