detikfinance

Rekomendasi Saham

Penguatan IHSG Sudah Mulai Terbatas

Angga Aliya - detikfinance
Senin, 15/07/2013 08:25 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/07/15/6/idx.jpg
Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu naik 28 poin di penghujung perdagangan setelah bergerak fluktuatif. Aksi borong saham pada perdagangan preclosing berhasil mendorong indeks menguat.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (12/7/2013), IHSG naik 28,886 poin (0,63%) ke level 4.633,108. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,210 poin (0,80%) ke level 777,659.

Saham-saham di bursa Wall Street AS naik tinggi dalam perdagangan akhir pekan lalu. Indeks-indeks saham di Wall Street terbantu oleh kuatnya kinerja emiten sektor perbankan.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,3 poin (0,01%) ke level 15.463,22, menembus rekor yang terjadi hari sebelumnya. Indeks S&P 500 menembus rekor baru, setelah naik 5,09 poin (0,3%) ke level 1.60,11. Sementara Indeks Nasdaq lompat 21,78 poin (0,61%) ke level 3.600,08.

Hari ini diperkirakan penguatan IHSG mulai terbatas setelah naik cukup tinggi sepanjang pekan lalu. Aksi beli selektif bisa menahan indeks di zona hijau.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Straits Times turun 12,86 poin (0,40%) ke level 3.236,06.  
  • Indeks KOSPI melemah 21,02 poin (1,12%) ke level 1.848,96.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup menguat ditengah perdagangan yang sangat volatile. Kenaikan indeks menyusul komentar Ben Bernanke yang mendukung keberlangsungan stimulus untuk saat ini. Data klaim tunjangan pengangguran pekan lalu naik tertinggi dalam dua bulan terakhir. Meski begitu hal tersebut merupakan siklus yg wajar setiap Juli karena pabrik otomotif di AS tutup utk melakukan perbaikan tahunan. Kenaikan BI rate Kamis pekan lalu disambut positif oleh pasar karena dinilai merupakan tindakan yg tepat untuk meredam fluktuasi rupiah dan IHSG. Tetapi di satu sisi BI juga menambah aturan LTV untuk pembelian rumah kedua dan ketiga sehingga diperkirakan akan berdampak utk emiten properti secara umum. Mengawali pekan ini kami perkirakan IHSG akan bergerak volatile ditengah ancaman aksi ambil untung. Sinyal dari pejabat pemerintah China bahwa mereka mentolelir pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, bisa menjadi katalis negatif bagi bursa regional. Kisaran support-resistance hari ini 4.605-4.688.Next

Halaman 12
(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close