detikfinance

Pabrik Kondom 'Meong' BUMN Jadi yang Terbesar di ASEAN

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Rabu, 07/08/2013 16:03 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/08/07/1036/160426_artikadanmeong.jpg Foto: Kondom Meong dan Artika
Jakarta -Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia memiliki pabrik kondom terbesar di Asia Tenggara. Terletak di Bandung, Jawa Barat, pabrik kondom milik anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mampu memproduksi hingga 900.000 gross atau setara 129,6 juta buah kondom per tahun.

"Dari kapasitas produksi iya (yang terbesar di ASEAN)," ucap Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro kepada detikFinance, Rabu (7/8/2013).

Berdiri di lahan 4 hektar di kawasan Banjaran Bandung, pabrik kondom BUMN ini menghasilkan 2 merek kondom, yakni 'Artika' dan 'Meong'. Diakui Ismed, pangsa pasar terbesar kondomnya adalah untuk memenuhi program Keluarga Berencana (KB) pemerintah. Kebutuhan untuk program KB mencapai 450.000 gross, sementara sisanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial dalam dan luar negeri.

"BKKBN untuk program KB yang paling dominan yakni 450 ribu gross. Kemudian kita ada ekspor 50 ribu gross. Kita ada kebutuhan lokal 5 ribu-10 ribu gross per bulan. Terbesar tetap dari BKKBN," sebutnya.

Meskipun memiliki kapasitas produksi terbesar di negara-negara ASEAN, pangsa pasar kondom 'Artika' dan 'Meong' di pasar dalam negeri masih di bawah 20%. Sisanya masih dikuasai kondom impor.

Untuk menggenjot penjualan dan daya saing kondom di dalam negeri, RNI akan melakukan rebranding dan redesigning Artika dan Meong.

"Kita mau melakukan rebranding dan redesigning terhadap kondom Meong dan juga Artika," jelasnya.

(feb/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut