detikfinance

Pemerintah Bikin 4 Paket Kebijakan Ekonomi, Pengusaha Tunggu Eksekusinya

Mega Putra Ratya - detikfinance
Jumat, 23/08/2013 13:20 WIB
Pemerintah Bikin 4 Paket Kebijakan Ekonomi, Pengusaha Tunggu Eksekusinya
Jakarta -Menanggapi kondisi ekonomi yang guncang, dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan juga defisit transaksi berjalan, pemerintah membuat 4 paket kebijakan ekonomi. Pengusaha menunggu eksekusi dari paket-paket ini.

Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani mengatakan, 4 paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat positif, setelah dilakukan proses selama 6 hari.

"Sebetulnya karena dalam proses 4-5 hari terakhir nampak sekali dampak dari (ekonomi) eksternal lebih besar dibandingkan dalam negeri. Dan saya kira hari ini dan nanti mungkin akan ada pendalaman bagaimana eksekusi paket-paket ini di lapangan. Terus kita tindak lanjuti," tutur Franky di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/8/2013).

Kalangan pengusaha, lanjut Franky, menyambut paket kebijakan yang berpihak pada pasar dan pelaku usaha. Sehingga ke depan diharapkan investasi, terutama pada industri padat karya bisa terus terjadi.

Selain itu soal rencana pemerintah membuat panduan dalam penetapan upah minimum provinsi (UMP), disambut baik juga oleh kalangan pengusaha.

"Nampak sekali dalam situasi seperti ini, ada serikat pekerja yang paham mengenai seluk ekonomi dan ada juga yang tidak paham. Lebih banyak yang paham daripada yang tidak. Konteksnya adalah bagaimana mengamankan kalau misalnya yang tidak paham melakukan aksi (demo) misalnya," kata Franky.


(dnl/hen)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut