detikfinance

Peresmian Jembatan Kelok 9 'Molor' ke Oktober 2013

Zulfi Suhendra - detikfinance
Selasa, 03/09/2013 18:55 WIB
Peresmian Jembatan Kelok 9 Molor ke Oktober 2013 Foto: Jembatan Kelok 9
Jakarta -Jembatan berkelok-kelok yang menghubungkan Padang-Riau telah rampung. Namun, peresmian jembatan yang rencananya akan dilakukan September ini molor.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, jembatan ini akan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun Djoko memperkirakan peresmian proyek tersebut akan molor dari yang telah dijadwalkan.

"Mungkin Pak Presiden punya waktunya mungkin Oktober," kata Djoko saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

Djoko mengaku secara resmi telah mengirimkan surat kepada Presiden SBY untuk meresmikan 2 proyek jalan, yakni Jalan Tol Atas Laut di Bali dan juga Jembatan Kelok 9.

"Saya sudah menyurati permohonan ke Bapak Presiden, meresmikan jalan tol di Bali dalam bulan September dengan Jembatan Kelok 9 juga. Pasti beliau merapatkan, yang saya denggar mungkin bulan Oktober," katanya.

Meski demikian, Djoko menyebut, Presiden SBY sudah berkomitmen untuk meresmikan jembatan indah ini. Pasalnya, ini merupakan proyek yang sangat megah.

"Tapi beliau waktu rapat kabinet sudah siap untuk meresmikan," jelasnya.

Kelok 9 adalah nama untuk ruas jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau. Jalan ini merupakan bagian dari ruas jalan penghubung Lintas Tengah Sumatera dan Pantai Timur Sumatera di kilometer 146 dan kilometer 148.

Pembangunan Kelok 9 dilakukan dalam dua tahap. Pada fase awal dilakukan pembangunan empat jembatan sepanjang 720 meter dan jalan penghubung sepanjang 1.950 meter. Pembangunan lalu dilanjutkan tahap II berupa dua jembatan dan tambahan jalan penghubung.
(zul/dnl)





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008 Rabu, 26/08/2015 07:44 WIB
    Wawancara Khusus
    Boediono: Kondisi Beda dengan 1997/1998 dan 2008
    Pemikiran-pemikirannya soal kebangsaan dan ekonomi masih melekat, Boediono terus mengikuti perkembangan ekonomi terkini, di dalam maupun luar negeri.‎


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut