detikfinance

Dolar Masih Setia di Rp 11.000, Bisakah Kembali di Bawah Rp 10.000?

Maikel Jefriando - detikfinance
Jumat, 18/10/2013 15:01 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/10/18/5/150227_dolarnew.jpg
Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih nangkring di kisaran Rp 11.000/US$. Nilai tersebut dianggap sebagai keseimbangan baru di tengah gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Tapi apakah dolar dapat kembali di bawah Rp 10.000?

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan fokus yang dilakukan adalah bagaimana nilai tukar rupiah dapat stabil. Kestabilan adalah seperti kondisi saat ini yang sesuai dengan fundamental ekonomi. Artinya kestabilan bukan berarti pada angka Rp 10.000/US$ dan Rp 11.000/US$.

"Pada saat sekarang ini pasar valas sudah jauh lebih baik, nilai tukarnya sudah mencerminkan fundamental ekonomi dan mencerminkan fair value dari nilai rupiah sehingga penawaran dan permintaan valas pun menjadi lebih efisien," kata Agus saat ditemui di Gedung Djuanda I, Kemenkeu, Jakarta, Jumat (18/10/2013).

BI akan terus melakukan upaya untuk meyakinkan pasar keuangan. Termasuk dengan berkomunikasi secara intensif dengan investor dan perbankan.

"Salah satu prioritas yang saya lakukan di BI adalah meyakinkan pasar valuta asing kita itu lebih dalam dan lebih aktif. Oleh karena itu upaya untuk memperkuat struktur instrumen dan kapasitas serta berkomunikasi dengan perbankan dan investors kita lakukan," paparnya.

Pantauan untuk rupiah akan dilakukan setiap minggu, bulan hingga tahunan. Agus siap menjaga kestabilan rupiah hingga waktu mendatang. Terutama dalam perbaikan defisit transaksi berjalan atau current account defisit (CAD).

"Secara umum, BI akan membuat kondisi nilai tukar rupiah Indonesia saat ini dan ke depan senantiasa convergent," ujarnya.

(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut