detikfinance

Dua Pegawai Pajak Dibekuk Polisi, Ini Tanggapan Dirjen Pajak

Maikel Jefriando - detikfinance
Selasa, 22/10/2013 07:22 WIB
//images.detik.com/content/2013/10/22/4/pajakdalam1.jpg
Jakarta -Dua pegawai pajak di Jakarta dibekuk polisi atas dugaan suap Rp 1,6 miliar. Apa tanggapan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan?

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Fuad Rahmany mengatakan dua orang tersebut bukan lagi merupakan pegawai instansinya. Tindakan penon-aktifan dari Ditjen Pajak sudah dilakukan pada tahun 2012 lalu.

"Tahun lalu kedua orang ini sudah di non-aktifkan dan dilakukan penyelidikan terhadap mereka," kata Fuad saat dihubungi detikfinance, Selasa (22/10/2013)

Ia menuturkan, aksi kriminal yang dilakukan dua orang ini bukan lagi masalah yang baru. Pihak Kepolisian memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemeriksaan dan memastika sebagai tersangka.

"Jadi bukan masalah baru. Pemeriksaannya memakan waktu cukup lama dan baru sekarang dinyatakan cukup bukti untuk ditahan," ujarnya.

Fuad mengatakan kasus tidak bisa dianggap sebagai tertangkap tangan. Karena kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan PPATK.

"Ini bukan kasus penangkapan tangan melainkan hasil laporan TKM oleh PPATK yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan," jawab Fuad.

Seperti diketahui, Mabes Polri menangkap dua pegawai pajak di kantor pelayanan pajak perusahaan masuk bursa berinisial T dan D. Keduanya diduga menerima suap Rp 1,6 miliar dari perusahaan PT SAIPP.

"Keduanya menerima suap untuk mengurus restitusi pajak sebesar Rp 21 miliar," kata Kasubdit Money Laundering Dit Eksus Polri Kombes Agung Setya kepada detikcom.
(mkl/ang)





Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut