detikfinance

Mau Bayar Pajak Lewat ATM? Begini Caranya

Maikel Jefriando - detikfinance
Senin, 11/11/2013 17:12 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/11/11/4/171525_atmgan.jpg
Jakarta -Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak) telah menyediakan fasilitas untuk pelaku usaha UKM membayar pajak penghasilan (PPh) melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Diketahui UKM dengan omzet maksimal Rp 4,8 miliar dikenakan pajak sebesar 1%.

Bagaimana syaratnya?

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Kismantoro Petrus mengatakan ada dua syarat untuk melakukan pembayaran. Pertama adalah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kedua adalah mempunyai rekening bank.

"Bank yang bisa digunakan adalah Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI. Pengusaha harus memiliki rekening pada empat bank tersebut untuk kemudahan membayar pajak," ungkapnya di Novotel, Mangga Dua, Jakarta, Senin (11/11/2013)

Penyetoran paling lambat adalah pada tanggal 15 bulan berikutnya dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Penghasilan yang sudah dibayarkan nantinya dilaporkan pada SPT Tahunan PPh pada kelompok penghasilan yang dikenakan pajak.

Sementara untuk teknis pembayaran melalui ATM, berikut adalah salah satu contoh pembayaran melalui Bank BCA :



  • Silahkan masukkan kartu anda
  • Silahkan memasukan pin anda
  • Pilih menu transaksi lainnya
  • Pilih menu pembayaran
  • Pilih menu pajak
  • Pilih menu PPh Final Bruto Tertentu
  • Silahkan memasukan 15 digit NPWP diikuti 2 digit bulan dan 2 digit tahun pajak.
  • Pilih benar
  • Silahkan memasukan jumlah pajak terhutang
  • Pilih benar
  • Selesai

(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut