detikfinance

Rupiah Tak Laku Ditukar ke Dolar AS di Luar Negeri

Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 05/12/2013 14:54 WIB
Rupiah Tak Laku Ditukar ke Dolar AS di Luar Negeri
Jakarta -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah. Saking kecil nilainya, rupiah bahkan sulit untuk ditukar ke mata uang lain di luar negeri.

Pengamat Pasar Uang Farial Anwar menilai hal ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, orang luar negeri seperti enggan pegang rupiah seolah sudah tidak ada nilainya.

"Kalau Anda jalan-jalan ke Australia saja itu tidak banyak money changer yang terima rupiah. Memang masih ada yang mau tapi jumlahnya sedikit sekali," ujar Farial kepada detikFinance, Kamis (5/12/2013).

Parahnya lagi, money changer di Australia itu menerima hampir semua mata uang Asia, seperti dolar Singapura, dolar Hong Kong, ringgit Malaysia, tapi tidak rupiah.

"Kenapa ini terjadi, karena mereka merasa kalau pegang rupiah ini nilainya jelek," jelas Farial.

Salah satu pengusaha asli Indonesia yang berbisnis di Australia, Iwan Sunito, juga mengamini hal tersebut. Ada beberapa pihak yang menukar dolar dengan rupiah tapi harganya dimahalkan.

"Orang tidak mau jual dolar dibeli pakai rupiah, kecuali harga dolarnya dimahalkan," kata Iwan.

Bank Indonesia mengatakan, sudah sejak lama rupiah susah diperdagangkan di luar negeri. Apalagi, kata Direktur Eksekutif Direktorat Humas BI, Difi Johansyah, bank sentral kita melarang perdagangan rupiah di luar negeri.

"Sudah dari dulu nukar rupiah di luar negeri apalagi Australia itu tidak gampang. Jangan gara-gara itu lantas dibilang sampah. Aturan BI sendiri melarang perdagangan rupiah di luar negeri," ujar Difi kepada detikFinance.

(ang/dnl)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut