detikfinance

Lika-liku Jadi Pilot (3)

Biaya, Faktor Utama Orang Enggan Jadi Pilot

Hidayat Setiaji - detikfinance
Jumat, 27/12/2013 13:57 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2013/12/27/4/img2013122300350.jpg
Banyuwangi -Penerbang atau pilot merupakan salah satu profesi idaman. Tidak heran karena profesi ini menjanjikan kesempatan untuk berkeliling dunia dan tentunya bergaji tinggi.

Namun, ternyata Indonesia kekurangan tenaga pilot. Jika kondisi yang ada terus terjadi, maka Indonesia akan kekurangan 1.800 pilot pada 2015.

Kira-kira apa faktor yang membuat anak-anak Indonesia enggan menjadi supir pesawat terbang? “Yang membuat orang-orang menjadi kurang tertarik mungkin karena untuk menjadi pilot biayanya mahal,” kata Biyan Barlian, salah seorang instruktur di Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (LP3B).

Di sekolah penerbang swasta, lanjut Biyan, biaya untuk menjalani pendidikan pilot bisa mencapai Rp 500-600 juta. “Jadi mungkin faktor ini yang menjadi hambatan utama,” ucap pria berusia 22 tahun tersebut.

Namun, Biyan menilai biaya yang lebih terjangkau bisa didapatkan di sekolah penerbang milik pemerintah alias negeri. Saat ini sudah ada dua sekolah penerbang negeri, yaitu Sekolah Tinggi Penerbang Indonesia (STPI) di Tangerang dan LP3B.

Soal biaya, tidak sampai ratusan juta rupiah. Biyan yang merupakan lulusan STPI mengaku menghabiskan biaya sekitar Rp 50 juta selama menempuh pendidikan penerbang.

“Kalau di LP3B biayanya berkisar Rp 75-80 juta, sampai lulus. Itu mulai dari masuk sampai lulus pendidikan selama 18 bulan. Biayanya jauh sekali dengan sekolah swasta,” kata Bambang S Ervan, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan.Next

Halaman 12
(DES/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Kamis, 27/11/2014 08:55 WIB
    Wawancara Khusus Menteri PU Pera
    Cerita Menteri Basuki Blusukan Bareng Jokowi ke Tanah Sumatera
    Presiden Joko Widodo baru saja menyelesaikan kunjungan lapangan atau yang biasa dikenal sebagai blusukan selama 2 hari di tanah Sumatera. Jokowi meninjau pelabuhan, pembangkit listrik, sampai sawah.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut