detikfinance

417 Perusahaan Tak Mampu Gaji Karyawan Sesuai UMP 2014

Suhendra - detikfinance
Selasa, 07/01/2014 16:15 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2014/01/07/4/161933_rupiah320.jpg
Jakarta -Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi per 6 Januari 2014, tercatat sebanyak 417 perusahaan yang mengajukan penangguhan pelaksanaan Upah Minimum provinsi (UMP) tahun 2014. Angka ini mengalami penurunan sekitar 56% dari pengajuan UMP 2013 sebanyak 949 perusahaan secara nasional.

Kebanyakan perusahaan yang mengajukan merupakan perusahaan padat karya yang bergerak di usaha tekstil, alas kaki dan industri mainan.

Jumlah perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP ini menurun bila dibandingkan UMP tahun 2013. Tahun lalu, jumlah perusahaan yang mengajukan mencapai 949 perusahaan, dan yang disetujui penangguhannya oleh gubernur mencapai 489 perusahaan.

"Kita minta para gubernur dan dinas-dinas Tenaga Kerja setempat untuk melakukan proses pendataan, verifikasi dan pengecekan administrasi persyaratan ijin penangguhan secara cermat dan teliti terhadap perusahaan-perusahaan yang mengajukan penangguhan," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta pada Selasa (7/1/2014).

Sebanyak 417 perusahaan yang mengajukan penangguhan upah terdiri dari 50 perusahaan yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, 214 Perusahaan asal Jawa Barat (Jabar), 46 Perusahaan asal Jawa Timur dan 101 Perusahaan asal Banten.

Sedangkan 6 perusahaan asal DI Yogyakarta telah mengajukan izin pelaksanaan sebanyak 4 perusahaan disetujui dengan SK Gubernur dan 2
 perusahaan ditolak karena tidak memenuhi persyaratan

Muhaimin mengatakan Proses persetujuan penangguhan pelaksanaan UMP tahun 2014 sampai saat ini masih terus dilakukan oleh gubernur dan dinas-dinas tenaga kerja setempat.Next

Halaman 12
(hen/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 03/08/2014 18:18 WIB
    Ini Penyebab Klaim Asuransi Kecelakaan Tak Bisa Cair
    Beberapa kasus ada saja pemegang asuransi kecelakaan yang sulit mencairkan klaimnya. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan klaim asuransi kecelakaan sulit atau bahkan tak bisa cair.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut