Orang Terkaya Ukraina Minta Warga Bersatu Kecam Serangan Rusia

Angga Aliya - detikfinance
Senin, 03/03/2014 09:22 WIB
Halaman 2 dari 2
"Ini sudah kode merah, ini bukanlah ancaman. Ini sebenarnya adalah sebuah deklarasi perang pada negara kami," ujar Arseniy.

Hal itu disampaikan oleh Arseniy sehari setelah parlemen Rusia menyetujui pengerahan angkatan bersenjata mereka ke Ukraina.

Ratusan tentara Rusia melakukan konvoi menuju kota Crimea, Ukraina pada hari Minggu ini. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menolak bujukan Barat untuk menarik kembali pasukannya.

Putin bersikeras pihaknya memiliki hak untuk melindungi kepentingan populasi masyarakat berbahasa Rusia di Crimea dan tempat lainnya di Ukraina.

Presiden Putin sempat meminta persetujuan untuk mengirimkan pasukan Rusia ke Crimea untuk menormalkan situasi politik di sana. Putin menyebut adanya ancaman terhadap kehidupan warga Rusia dan personel militer Rusia yang berbasis di wilayah selatan negara itu.



Halaman 12
(ang/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut