detikfinance

Ukraina dan Rusia 'Memanas', Harga Minyak Naik

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 03/03/2014 11:19 WIB
//images.detik.com/content/2014/03/03/1034/112026_08_154847_190345_oil.jpeg
Singapura -Harga minyak di perdagangan Asia pada hari ini naik, karena memanasnya hubungan antara Rusia dan Ukraina. Pemerintah Ukraina diminta memobilisasi pasukan untuk menghadang invasi Rusia.

Kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik US$ 1,2 per barel menjadi US$ 103,79 per barel hari ini. Sementara minyak jenis Brent North Sea untuk kontrak pengiriman April naik US$ 1,48 per barel menjadi US$ 110,55 per barel.

Pemangku kebijakan di Moskow Sabtu lalu mengambil keputusan untuk mengizinkan Presiden Vladirmir Putin mengirim pasukannya ke Crimea, Ukraina.

Gejolak antara Ukraina dan Rusia ini merupakan masalah serius yang terjadi sejak berakhirnya Perang Dingin.

Seorang Analis Pasar Keuangan dari CMC Markets di Singapura yaitu Desmond Chua mengatakan, meningkatkan tensi di Ukraina mendorong harga minyak tinggi. "Karena situasi di Rusia berpengaruh terhadap suplai minyak Brent," kata Chua dilansir dari AFP, Senin (3/3/2014).

Pelaku pasar sekarang memantau penuh kondisi di Ukraina, karena akan berpengaruh terhadap pasar uang dan komoditi. Lebih dari 70% aliran minyak dan gas Rusia dialirkan lewat wilayah Crimea menuju pembeli di Eropa Barat.

(dnl/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut